Seorang Pria di Timika Ditemukan Meninggal di Rumah Indekosnya

Selasa, 03 Des 2019 18:59 WIT
KORBAN | Korban ditemukan meninggal dunia dengan posisi tengkurap. (Foto: Aditra/SP)

TIMIKA | Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam rumah indekosnya berlantai dua, di Lorong Cemara, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sempan, Distrik Wania, Kota Timika, Mimika, Papua, Selasa (3/12) sore.

Korban yang diketahui bernama Supriyono (43) ditemukan meninggal dunia pertama kali oleh Elia Klemen (30), saat hendak menyewa motor korban. 

Sebab, dalam kesehariannya korban berprofesi sebagai penarik jasa ojek. 

Namun, saat Elia mengetuk pintu rumah indekos, korban tak menyaut. 

Elia pun membuka pintu, dan mendapati korban sudah tidak bernyawa dengan posisi tengkurap dengan tangan sebelah kanan diatas kasur dan mulut mengeluarkan darah.

Elia kemudian memberitahukan kepada Ibu Ruth, yang merupakan tetangga korban. 

Polisi yang mendapat laporan tersebut, kemudian mendatangi rumah indekos korban dan melakukan olah TKP. 

Selanjutnya, korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Mimika untuk dilakukan visum. 

Kepada polisi, Ibu Ruth mengatakanpada Minggu (1/12) korban sempat mengeluhkan sakit di bagian mulut karena bengkak. 

Suami Ibu Ruth kemudian membawa korban ke RSUD untuk berobat. Di hari yang sama korban juga diperbolehkan pulang.

Sementara keterangan Alfandi (18) kepada polisi menyampaikan bahwa pada Rabu pagi ia sempat mendatangi rumah indekos korban, setelah ditelepon korban. 

Setibanya di rumah indekos korban, korban meminta Alfandi untuk membelikan buah semangka. Alfandi lalu menuruti permintaan korban. 

Sekembalinya di rumah indekos korban dengan membawa semangka, korban kemudian bercerita kepada Alfandi tentang mimpinnya yang bertemu dengan seorang perempuan yang mengajaknya jalan-jalan. 

Korban bahkan sempat menyampaikan kepada Alfandi bila hidupnya sudah tidak lama lagi sambil mengeluh rasa sakit. 

Alfandi kemudian menasehati korban untuk tidak berbicara seperti itu, dan tetap banyak berdoa agar segera diberi kesembuhan.

Kanit Indentifikasi Reskrim Polres Mimika Aipda Ramli kepada media ini mengatakan, korban diduga meninggal dunia karena sakit. 

Sebab, hasil olah TKP ditemukan obat milik korban tertanggal 1 Desember, dan tidak ada tanda-tanda kekerasan. 

Meski demikian, pihaknya masih menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab kematian korban. 

"Kami tunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban," kata Ramli ditemui usai melakukan olah TKP. 

 

Reporter: Aditra
Editor: Misba

 

 

Kategori:
Bagikan