Anggota TNI yang Hilang saat Longboat Tebalik di Perairan Mimika Belum Ditemukan

Jumat, 06 Des 2019 09:08 WIT
TIM SAR | Tim SAR gabungan ketika akan melakukan pencarian Kamis (4/12) pagi. (Foto: Humas SAR Timika)

TIMIKA | Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan Kopral Satu (Koptu) Akbar Sangaji  yang hilang saat longboat yang ditumpanginya terbalik di Perairan Pulau Puriri, Mimika, Papua, pada Rabu (4/12) kemarin.

Pencarian di hari kedua yang dipimpin Kasi Ops Kansar Timika Syahril, pada Kamis (5/12) melibatkan 41 personel gabungan dari Kantor SAR, Kodim, Polairud, Baznas, dan masyarakat. 

Pencarian dengan menyusuri rute sungai dan laut yang biasa dilalui kapal dari Timika ke Distrik Agimuga. Pencarian darat juga dilakukan disekitaran Pulau Puriri. 

Hingaa Kamis petang tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban. Pencarian akan dilanjutkan Jumat (6/12) pagi. 

"Rencananya pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi pukul 05:30 WIT," kata Juru Bicara Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Muhamad dalam keterangan tertulisnya, Kamis malam. 

Sementara itu, Dandim 1710/ Mimika Letkol Pio L. Nainggolan mengatakan, pencarian juga dibantu 30 warga Distrik Agimuga 
yang selama ini menjadi warga binaan Babinsa Koptu Akbar Sangaji.

Warga ikut melakukan pencarian dengan 
menggunakan dua perahu fiber. 

Namun, pencarian yang dilakukan sejak pukul 05.30 hingga 18.45 WIT, Koptu Akbar Sangaji belum juga ditemukan. 

Tim SAR gabungan hanya menemukan satu tas yang berisikan kelambu, pakaian dan benang wol.

Kemudian satu celana panjang, satu jerigen, enam pembalut wanita, satu charger Nokia, satu penutup mesin, satu perahu, serta dua mesin 25 PK dan mesin 15 PK.

"Adapun hasil pencarian hanya menemukan beberapa barang para korban," kata Letkol Pio dalam keterangan tertulisnya, Kamis malam. 

Menurut Letkol Pio, dari keterangan korban selamat menuturkan bahwa kecelakaan laut tersebut karena gelombang laut di daerah Pulau Puriri yang menghantam bagian belakang longboat hingga air masuk. 

"Karena adanya ombak yang memukul bagian belakang perahu sehingga kapal terisi air," kata Letkol Pio. 

Diberitakan sebelumnya, longboat bermesin 40 PK dilaporkan mengalami kecelakaan di Pulau Puriri, perairan Kabupaten Mimika, Papua, Rabu (4/12) sore. 

Longboat yang mengangkut sembilan orang itu terbalik dalam perjalanan menuju distrik Agimuga. 

Delapan penumpang selamat, namun seorang anggota TNI AD atasnama Koptu Akbar belum ditemukan. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika Monce Brury mengatakan, pihaknya menerima informasi terkait insiden tersebut dari Kepala Satuan Polair Polres Mimika Iptu J. Limbong

"Diperkirakan jam 11.30 WIT long boat 40 PK terbalik di Pulau Puriri, 8 orang selamat  dan 1 orang masih dalam pencarian," katanya. 

Setelah menerima informasi, Tim SAR gabungan langsung diberangkatkan untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi yang dilaporkan terjadi insiden. 

"Lokasi kejadian di Koord: 04°55'17.65" S 
- 136°51'55.01 E. Jarak ke LKP: 12,50 Mil - Heading: 148,72°," kata Brury. 

Adapun delapan korban selamat yaitu Agus Kelanangame (L), Marsel Mujangge (L), Tomi Kelanangame (L),Tomi Ilimang (L), Nikson Ilimang (L), Eki Wantik (L),Serpina Wantik (P), Margareta Pogolamom (P).

 

Reporter: Aditra
Editor: Misba

 

 

Kategori:
Bagikan