Pemkab Mimika akan Pasang 100 Unit CCTV di Tempat Publik

Jumat, 06 Des 2019 10:17 WIT
CCTV | Salah satu titik persimpangan jalan yang dipasang CCTV oleh Pemkab Mimika. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Untuk mewujudkan Timika sebagai 'Smart City' Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua menargetkan pemasangan 100 unit ‘Close Circuit Television’ (CCTV), yang akan mengelilingi wilayah kota dan sekitarnya.

“Kami berencana dan menargetkan akan pasang 100 unit CCTV sampai 2021 nanti. Dan tahun ini baru 12 unit yang sudah terpasang pada 10 titik,” kata Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob saat ditemui di Jalan Yos Sudarso, Kamis (5/12).

Kata Wabup, untuk tahun ini fungsi CCTV ini ada beberapa, yakni untuk mengirim gambar ke command centre dan video analitik. Dimana yang direkam atau terfoto adalah pelat nomor kendaraan. 

Nomor polisi setiap kendaraan yang melanggar lalulintas, akan terdeteksi di CCTV. Selanjutnya, melalui sistim yang ada akan terhubung dengan instansi terkait, apakah itu kepolisian maupun dinas perhubungan.

“Tahun ini, untuk pemasangan pada 10 titik masih fokus pada pelanggaran lalulintas dan masalah keamanan. Dan untuk operasinya sendiri akan diluncurkan pada 16 Desember 2019 nanti,” kata Wabup.

Terkait siapa yang mengoperasikan. Wabup menjelaskan, di pusat pemerintahan saat ini tengah dibangun ruangan command centre. Dimana ruangan tersebut akan dikelola dan ditangani oleh Diskominfo Mimika.

Lanjutnya, dan pengelolaannya sendiri, sistim ini akan terhubung dengan data kependudukan. Sehingga siapapun yang melanggar maupun menyangkut keamanan, bisa terdeteksi dengan baik.

“Semua mengetahui, dalam pengurusan KTP elektronik semuanya terekam, baik wajah, mata maupun sidik jari. Sehingga bisa cepat ditangani pihak-pihak terkait,” katanya.

Kata Jhon, sehingga apabila ada pelanggaran yang terekam, maka akan ada surat teguran ke alamat yang bersangkutan. Karena CCTV ini akan dikelola langsung oleh Diskominfo di command centre, yang berada di pusat pemerintahan.

Selanjutnya, kedepan CCTV akan ada terpasang di bandara dan pelabuhan. Nantinya bisa merekam wajah dan alamatnya dimana. Termasuk di tempat pembuangan sementara (TPS). Sehingga bisa diketahui, siapa yang melanggar jam atau jadwal pembuangan sampah.

“Saat ini Diskominfo masih berkoordinasi dengan Telkomsel dan Telkom, menyangkut penggunaan jaringan internet,” ujarnya.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Batt

 

 

Kategori:
Bagikan