Technical Delegate Puas Tinjau Arena Tarung Derajat di Mimika 

Jumat, 06 Des 2019 19:50 WIT
Technical delegate Tarung Derajat Noves Narayana didampingi Sekretaris PB PON Papua Sub Mimika Cessar Avianto meninjau gedung Eme Neme Yauware yang disiapkan untuk arena Tarung Derajat. (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | Technical delegate cabang olahraga Tarung Derajat mengaku puas setelah meninjau arena/venue yang tengah disiapkan di Mimika untuk PON XX Papua tahun 2020 mendatang.

Technical delegate Tarung Derajat Noves Narayana mengatakan, gedung Eme Neme Yauware yang tengah disiapkan sebagai venue Tarung Derajat dan Judo sangat strategis karena berada di tengah kota.

"Secara global kami sudah cukup puas. Dimana dari segi lokasi, Eme Neme ini sangat strategis," kata Noves usai meninjau venue Tarung Derajat bersama Sekretaris Umum KONI Mimika Cessar Avianto Tunya, Jumat (6/12).

Gedung Eme Neme Yauware milik Pemkab Mimika berada di pusat Kota Timika, bisa diakses hanya sekitar 15 menit dari bandara, dekat dengan hotel/penginapan, didukung fasilitas lainnya seperti rumah makan. 

"Sarana prasarana sangat mendukung, jalan dan fasilitas pendukung lain. Cukup representatif," kata Noves. 

Arena Tarung Derajat, olahraga nasional yang digunakan sebagai latihan bela diri dasar TNI Angkatan Darat dan Brigade Mobil Polri, hanya menggunakan satu matras berukukan 12x12 meter. 

Technical delegate hanya meminta agar venue dilengkapi tribun penonton. Sebab, perhelatan tarung derajat diperkirakan mendapat antusias penonton yang cukup banyak. 

Juga, mengingat PON adalah event nasional membawa nama daerah masing-masing sehingga yang akan menonton tidak hanya keluarga besar tarung derajat tetapi juga para KONI di seluruh Indonesia.

"Jadi kami harapkan di sisi kiri dan kanan gedung eme neme itu bisa dibuat atau pun diperluas untuk tribun penonton," katanya.

Mengingat tarung derajat adalah seni bela diri yang baru khususnya di Mimika, Noves mendorong masyarakat untuk ikut mensupport dan menyaksikan para petarung dari seluruh daerah ketika berlaga. 

"Sehingga saya perkirakan penonton nantinya akan membludak. Perlu diantisipasi oleh panitia penyelenggara menyiapkan tribun penonton," katanya lagi. 

Kesempatan ini, Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat turut mensukseskan semua cabang olahraga termasuk tarung derajat yang akan dihelat pada Oktober 2020 mendatang. 

"Kita perlu mensosialisasikan kepada masyarakat sehingga mereka juga memberikan perhatian. Karena kita harapkan Papua juga mendapat medali emas kehormatan di dalam kejuaraan nanti," imbuhnya. 

Adapun berdasarkan babak kualifikasi PON yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu di Bandung, sebanyak 19 provinsi termasuk Papua sebagai tuan rumah, akan bertarung pada cabang olahraga tarung derajat. 

"Mereka akan bertanding dalam tarung derajat dan seni gerak. Seluruh peserta sekitar 100 orang putra putri, dimana yang kita pertandingkan langsung 5 besar," pungkasnya.


Reporter: Sevianto
Editor : Batt

 

 
Kategori:
Bagikan