Tak Ada Koordinasi, Bupati Mimika Batalkan Kegiatan Musrenbang RPJMD

Senin, 09 Des 2019 14:36 WIT
Eltinus Omaleng

TIMIKA | Bupati Mimika, Provinsi Papua Eltinus Omaleng membatalkan kegiatan pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang dilaksanakan di Hotel Horison Timika, Senin (9/12). 

Menurut Eltinus, Bappeda Mimika selama ini tidak berkoordinasi dengan dirinya saat menyusun RPJMD. Padahal sejumlah tahapan sudah dilakukan. 

Seyogyanya kehadiran Eltinus Omaleng untuk membuka kegiatan pembahasan RPJMD Mimika. Namun, karena tidak ada koordinasi, maka kegiatan tersebut dibatalkan. Eltinus terlihat begitu kesal dengan tim perumus RPJMD dari Bappeda Mimika. 

"RPJMD ini penjabaran dari visi dan misi Bupati. Itu saya yang bikin, bukan siapa-siapa, ptapi tim yang kerja ini tidak pernah koordinasi dengan saya. Katanya sudah beberapa tahapan yang dilalui tapi tidak atas sepengetahuan saya, makanya hari ini saya pending dulu," ungkap Eltinus saat memberikan arahan.

Eltinus menambahkan, visi dan misi Mimika Aman dan Sejahtera itu murni pemikiran dirinya, bukan siapa-siapa, bukan pula Bappeda.

Ia menilai, cara kerja Bappeda yang sesuka hati dalam menyusun RPJMD agar tidak terulang lagi. 

"Lima tahun kemarin itu tidak pernah ada (RPJMD) karena suka-suka maunya Simon Motte dan stafnya, sekarang jangan lagi ada kerja seperti itu. Jangan asal kerja, ini untuk pembangunan Mimika 5 tahun kedepan," jelasnya.

Setelah memutuskan batalnya Musrenbang, kepada Wartawan Bupati Mimika dua periode itu mengatakan, dirinya tak ingin hal yang sama terjadi pada 5 tahun lalu yang tidak diketahui RPJMDnya ada dimana. 

"Kalau misalkan ini mereka sendiri yang susun pasti itu program lima tahun yang lalu, makanya tidak boleh kami harus buat lagi program yang baru, jangan seperti RPJMD kok Bupatinya tidak tau, itulah makanya Musrenbang ini saya pending dulu," tegasnya.

"Yang terpenting itu dalam RPJMD ini harus ada terkait pembentukan Papua Tengah, harus ditentukan batas mana untuk kabupaten, batas mana untuk kota madya itu harus dibahas di RPJMD untuk lima tahun kedepan," tambahnya.

"Kedepannya pimpinan yang kerja sesuka hati dan asal mau saya akan pecat," pungkasnya.

 

Reporter: Hadija Laisouw
Editor: Batt

 

Kategori:
Bagikan