Natal Tahun 2019, Freeport Berangkatkan 5000 Karyawan Lebih ke Berbagai Daerah di Papua

Selasa, 10 Des 2019 14:49 WIT
FOTO BERSAMA - foto bersama usai pembukaan program christmas flight and boat yang digelar oleh PT Freeport Indonesia. (Foto: Ist/SP)

TIMIKA | Program "Christmas Flight and Boat" yang digelar PT Freeport Indonesia (PTFI) di Tahun 2019 ini melayani 5108 penumpang ke berbagai daerah di Papua. 

Program yang digulirkan setiap tahunnya ini diberikan untuk karyawan Freeport beserta keluarganya untuk bisa merayakan natal di kampung halamannya sebagai bentuk perhatian perusahaan terhadap peningkatan quality of life karyawan.

Perwakilan dari manajemen PTFI, VP Security Risk Management Arif Nasuha menyampaikan bawa maskapai penerbangan yang akan melayani Program Christmas Flight 2019 adalah Trigana Air, Johnlin Air, MAF (Mission Aviation Fellowship) dan Airfast yang akan melayani penerbangan ke beberapa kabupaten, distrik dan kampung di wilayah pegunungan tengah.

Sedangkan untuk Helikopter Airfast, akan melayani karyawan dan tanggungannya yang akan berlibur ke beberapa kampung yang tidak bisa dijangkau oleh pesawat terbang.

"Selain layanan pernerbangan Natal, para karyawan dan keluarga yang berada di daerah pesisir akan dilayani dengan boat Natal," ungkapnya saat pembukaan penerbangan Natal yang berlangsung di terminal keberangkatan penerbangan perintis Bandara Mozes Kilangin Timika, Selasa (10/12).

Sementara untuk layanan Boat Natal, karyawan yang telah mengajukan Travel Request dan telah mendapatkan persetujuan dari Supervisornya berhak atas pengambilan BBM, dengan jumlah yang telah ditetapkan sesuai dengan jarak tempuh perjalanan ke kampung halaman. Kampung-kampung yang dilayani dengan boat Natal adalah; Atuka, Kokonao, Potowaiburu, Pronggo, Sumapro, Timika Pantai, dan Amar.

"Program penerbangan Natal ini bukan program baru, tapi merupakan program tahunan yang sudah dijalankan sejak beberapa tahun yang lalu. Dan untuk kali ini kita patut mengucapkan syukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada perusahaan karena program layanan Penerbangan Natal saat ini telah dibuka kembali," kata Arif.

Ia juga juga mengatakan bahwa hal ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan bagi karyawan khususnya karyawan Papua yang akan merayakan Natal di kampung halaman.

"Kepada seluruh karyawan yang akan merayakan Natal di kampung halaman supaya tetap selalu menjaga keselamatan sehingga pada saat kembali ke Timika nanti dapat kembali bekerja dengan baik di perusahaan," tambahnya.

Peresmian pembukaan Penerbangan Natal tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh perwakilan dari manajemen PTFI, Arief Nasuha (VP Security Risk Management) dan diberikan kepada perwakilan panitia Penerbangan Natal 2019.

 

Reporter: Hadija Laisouw
Editor:Misba

 

 
Kategori:
Bagikan