Semakin Menggeliat, Apron Bandara Moses Kilangin Mulai Tak Mampu Tampung Pesawat

Kamis, 12 Des 2019 21:18 WIT
APRON | Kondisi apron di UPBU Mozes Kilangin atau bandara sisi selatan, yang dinilai sudah over capasity. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Moses Kilangin Timika, Papua, Ambar Sunyoko mengatakan, saat ini kapasitas Apron atau tempat parkir pesawat Bandara Moses Kilangin sisi selatan sudah tidak dapat menampung pesawat. 

Hal ini disebabkan semakin menggeliatnya aktifitas penerbangan yang terus meningkat seiring bertambahnya maskapai penerbangan yang menggunakan apron dan terminal yang dibangun oleh pemerintah ini. 

“Selaku pengelolaa UPBU, kami sedang menata dan membenahi semua fasilitas yang ada. Namun, kami butuh dukungan dari Pemkab Mimika dalam penambahan panjang apron dan terminal,” kata Kepala UPBU Mozes Kilangin, Ambar Sunyoko saat sambutan pada penerbangan perdana Wings Air Timika-Tual, Kamis (12/12).

Kata dia, Bandara Mozes Kilangin saat ini semakin ramai. Terbukti pada 28 Oktober 2019 sudah masuk Batik Air, dengan rute Timika-Makassar dan Timika-Jakarta. Selanjutnya, pada 6 Desember 2019, Batik Air juga membuka pelayanan penerbangan udara dari Timika-Jayapura. 

“Selanjutnya, Trigana Air yang sudah layani Timika-Wamena. Dan sekarang Wings Air melakukan penerbangan Timika-Tual, Timika-Nabire, dan Timika-Wamena,” terangnya.

Lanjutnya, dengan adanya masuknya beberapa operator penerbangan tersebut, membuat apron dan terminal mengalami over capasity. Karena selain, pesawat komersil berbadan besar, juga ada pesawat perintis (pesawat kecil).

“Apabila Pemkab Mimika bisa tambah luasan lapron maka akan lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya  tengah menyelesaikan terminal umum yang dibiayai oleh APBN. Dimana, pada Januari 2020 nanti akan dilakukan verifikasi oleh Dirjen Perhubungan Udara, Kemenhub.

“Apabila dinyatakan layak, maka kami akan operasikan lantai I. Dan saat ini juga, kami tengah menata koordinat dari sisi udara. Dan ini dilakukan untuk keamanan dan kenyamanan kebandarudaraan,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob mengaku pada tahun 2020 akan menambah luasan apron dengan ukuran 100 x 100 meter.

Selain itu, tahun depan juga, Pemkab Mimika akan membangun tempat parkir kendaraan bermotor dan jalan masuk menuju terminal. 

Kata dia, hal ini merupakan komitmen pemerintah daerah, untuk menjadikan Mimika menjadi kota jasa dan industri. 

“Mimika ini dihimpit sembilan kabupaten. Karenanya, sudah jadi komitmen pemerintah daerah untuk terus mengembangkan daerah khususnya pada jasa transportasi udara,” ungkapnya.


Reporter: Mujiono
Editor: Batt

 

 

Kategori:
Bagikan