Souvenir ini Disiapkan Diskop Mimika untuk PON XX Papua

Souvenir ini Disiapkan Diskop Mimika untuk PON XX Papua
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Mimika, Ida Wahyuni (Foto: Aditra/SP)

TIMIKA | Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Mimika telah menyiapkan sejumlah souvernir untuk dipasarkan pada pelaksanaan PON XX Tahun 2020 mendatang.

Dalam ajang olahraga tingkat nasional itu, Mimika juga menjadi salah satu tuan rumah penyelenggara.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Ida Wahyuni mengatakan, pada perhelatan PON nanti, pihaknya lebih memprioritaskan produk lokal daerah dalam bentuk handy craft, souvernir, snack hingga fashion.

Untuk kerajinan noken, dinas koperasi mengakomodir hasil karya pengrajin dua suku asli Mimika, yakni Amungme dan Kamoro.

Dikatakan, karena terkendala waktu, dinas koperasi tidak sempat melakukan pembinaan yang lebih kepada Mama-mama pengrajin noken untuk membuat design, menjahit hingga memotong pola. Utuk menutupi kekurangan itu, dinas koperasi mengambil jahitan tikar gulungang dari Mama-mama asal suku Kamoro.

"Kemudian kita kirim ke Tasik untuk diolah lebih lanjut menjadi produk yang lebih baik," kata Ida saat diwawancara di Jayapura, Kamis (11/12).

Hingga saat ini sudah ada sekitar 10 kelompok pengrajin yang dibina oleh dinas koperasi untuk nantinya hasil-hasil nokennya dipasarkan pada saat PON XX.

Kata Ida, saat ini dinas koperasi sudah menyiapkan noken untuk dipasarkan pada saat PON nanti. Namun ada satu kendala yang dihadapi khususnya untuk pembuatan noken dengan bahan kulit melinjo.

"Kita sudah sangat siap, tapi memang yang agak sulit itu mendapatkan benang dari kulit melinjo itu, tapi kita akan coba kerja sama untuk mengambil dari kabupaten lain. Mana yang siap kita ambil dan langsung dikasih mama-mama jahit, kita jual," tuturnya.

Ida mengemukakan, di tahun 2020 nanti, dicanangkan sebagai tahun pemasaran semua produk. Pemasarannya akan dilakukan di beberapa pusat perbelanjaan di Timika.

"Karena kita harapkan pembangunan sentra UMKM di SP 2 itu jadi. Namun jika itu tidak terkejar berarti kita memfasilitasi tempat di ruko. Dan nanti pameran di dua tempat di bulan Oktober itu di lokasi eks pasar lama dan bazar makanan di Gelael," tuturnya.

 

Reporter: Anya Fatma/Aditra
Editor: Misba

 

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar