APBD Asmat Tahun 2020 Ditetapkan Rp1,6 Triliun Lebih

Minggu, 15 Des 2019 12:44 WIT
PENYERAHAN | Wakil Ketua I DPRD Asmat Silfester Siforo menyerahkan dokumen APBD 2020 yang sudah ditetapkan kepada Bupati Asmat Elisa Kambu. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asmat, Sabtu (14/12) malam menetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020 sebesar Rp1.6 triliun lebih, atau tepatnya Rp1.644.555.629.534,60.

Penetapan APBD induk Kabupaten Asmat tahun anggaran 2020, ditetapkan disalah satu ruangan hotel di Jalan Yos Sudarso, Mimika Papua pada agenda Penutupan Rapat Paripurna Kelima DPRD Kabupaten Asmat Masa Sidang Kedua tahun anggaran 2019 dalam rangka Pembahasan Ranperda Kabupaten Asmat tentang APBD tahun anggaran 2020 dan non APBD.

Pada penetapan APBD induk Kabupaten Asmat tahun anggaran 2020 juga dihadiri Bupati Asmat, Elisa Kambu dan Wakil Bupati Asmat, Thomas Epe Safanpo.

Sebelum dilakukan penetapa, keempat fraksi DPRD Kabupaten Asmat, yakni Fraksi PDIP, Golongan Karya (Golkar), Asmat Mandiri, dan Kerja Untuk Asmat menyampaikan pandangan akhirnya. 

Dimana keempat fraksi DPRD Asmat menerima dan menyetujui RAPBD 2020 ditetapkan menjadi Perda APBD 2020.

Besaran anggaran tersebut akan dipergunakan untuk belanja operasi yang direncanakan sebesar Rp1.017.632.967.040,09 atau 61,88 persen dari total belanja. 

Selain itu untuk belanja modal sebesar Rp275.427.098.324,51 ata sebesar 16,57 persen dari total belanja daerah tahun anggaran 2020. 

Serta belanja tidak terduga yang direncanakan sebesar Rp2 miliar, atau sebesar 0,12 persen. Dan belanja transfer sebesar Rp349.495.546.170. Atau sebesar 21,25 persen dari total belanja daerah tahun anggaran 2020.

Besaran belanja anggaran akan didapatkan dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp108.264.930.701. Dana transfer sebesar RP1.456.764.326.529,60. Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp79.526.372.304.

Wakil Ketua I DPRD Asmat, Silfester  Siforo mengatakan, pihaknya telah melaksanakan tugas yang berat dan mulia. Karenanya pihaknya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak.

DPRD Asmat juga telah menyetujui  penghapusan aset daerah tahun anggaran 2006-2018, dan penetapan Perda pembentukan empat distrik. Serta persetujuan terhadap LKPJ tahun anggaran 2018.

"Dengan ini kami tetapkan dan diharapkan, Bupati Asmat dan jajarannya segera menindaklanjuti untuk dilaksanakan. Dan kami berpesan, agar pembahasan KUA PPAS diharapkan tepat waktu sehingga bisa dibahas dengan baik," tuturnya.

Sementara Bupati Asmat, Elisa Kambu mengatakan, penyusunan APBD 2020 ini merupakan instrumen utama pembiayaan atas pelaksanaan pembangunan tahun ke 4, dari pelaksanaan RPJMD Kabupaten Asmat periode 2016-2021.

Pada pembahasan sampai dengan penetapan, tentunya ada perbedaan pandangan dan tanggapan legislatif dan eksekutif mengenai rancangan yang ada. Serta beberapa pokok pikiran, pendapat, usulan, dan saran lainnya melalui pandangan umum anggota DPRD.

"Apapun pendapat dan saran dari anggota DPRD, akan dijadikan perhatian. Untuk penegakan pemerintah yang akuntabel, transparan demi terciptanya kesejahteraan masyarakat Asmat," tuturnya.


Reporter: Mujiono
Editor: Misba

 

 

Kategori:
Bagikan