seputarpapua.com

98 Ekor Hewan Ular dan Kadal Timika Dikirim Ke Jawa Barat

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
REPTIL | Salah satu hewan reptil yang diperiksa oleh Karantina Pertanian Timika. (Foto: Humas Karantina Pertanian)
REPTIL | Salah satu hewan reptil yang diperiksa oleh Karantina Pertanian Timika. (Foto: Humas Karantina Pertanian)

TIMIKA | Merebaknya perdagangan satwa liar disebabkan tingginya selera konsumen akan hewan peliharaan eksotis.

Reptil adalah hewan yang paling populer untuk diperdagangkan. Sementara sebagain besar perdagangan tersebut legal.

Karantina Pertanian Timika melakukan pemeriksaan terhadap 98 ekor hewan reptil yang akan dikirim ke Kota Bekasi, Jawa Barat.

Hewan-hewan tersebut terdiri dari 12 ekor ular sanca, 4 ekor ular boiga, 7 ekor ular kolar, 50 ekor kadal ekor panjang dan 25 ekor kadal lidah biru.

Menurut penuturan pemilik hewan-hewan tersebut akan dijual.

“Kita lakukan pemeriksaan fisik meliputi pemeriksaan kesehatan secara umum dan pemeriksaan dokumen meliputi Surat Ketarangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan SATS-DN dari Balai KSDA Kabupaten Timika”, ujar drh. Cyntia Magdalena Sihombing dari Karantina Pertanian Mimika dalam rilis yang diterima Seputarpapua.com, Senin (3/5/2021).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, hewan-hewan tersebut dalam keadaan sehat, tidak tertular dan bebas gejala HPHK sehingga layak untuk dilalulintaskan.

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Mish
Berita Terkait
Baca Juga