Dua Prajurit TNI Jadi Korban Baku Tembak di Intan Jaya

Dua Prajurit TNI Jadi Korban Baku Tembak di Intan Jaya
Irjen Pol Paulus Waterpauw

TIMIKA | Aparat gabungan TNI dan Polri terlibat baku tembak dengan kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) di sekitar Kampung Kolapa dan Kampung Wabui, Kabupaten Intan Jaya, Selasa (17/12) sore. 

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw membenarkan adanya baku tembak yang menyebabkan dua orang terluka parah meski belum memastikan kondisi kedua korban. 

“Ya, benar ada kontak tembak dengan aparat keamanan. Belum diketahui apakah ada korban meninggal dunia atau tidak,” kata Kapolda Waterpauw seperti dilanir Antara, Selasa malam. 

Kapolda menyebut kedua prajurit TNI AD yang jadi korban tergabung dalam Satgas Penegakan Hukum (Gakkum). Informasi yang diperoleh, identitas keduanya adalah Lettu Erizal Zuhri dan Serda Rizky. 

Waterpauw mengaku belum dapat memastikan kelompok bersenjata yang melakukan penyerangan karena ada beberapa kelompok yang dilaporkan bercokol di sekitar wilayah Intan Jaya.

“Beberapa kelompok KKB dilaporkan berada di wilayah Intan Jaya dan berupaya turun ke area PT. Freeport Indonesia, namun belum bisa dipastikan kelompok mana yang kontak dengan tim satgas penegakan hukum,” jelas Waterpauw.

Sumber lain menyebutkan, baku tembak berlangsung setelah pasukan TNI dan Polri yang tengah melaksanakan bakti sosial menyambut Natal di Intan Jaya tiba-tiba diserang kelompok bersenjata. 

Dari keterangan tersebut, juga disebutkan dua prajurit gugur dan rencananya akan dievakuasi dari Intan Jaya ke Timika atau Jayapura pada Rabu (18/12) pagi. 

Hingga Selasa malam, dilaporkan pula Satgas gabungan TNI/Polri masih terlibat kontak tembak dengan kelompok separatis OPM. 

Sumber: Antara
Editor: Sev

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar