Pesawat yang Mengangkut 7 Warga Sipil Ditembaki KKSB di Puncak, Papua

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Pesawat yang Mengangkut 7 Warga Sipil Ditembaki KKSB di Puncak, Papua
Pilot Michael Cumming (kiri) dan Copilot Purwanto Condro Usodo. (Scr/Ist)

TIMIKA | Pesawat jenis Cessna Caravan – 208 bernomor registrasi PK-SNR ditembaki kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di lapangan terbang Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Jumat (20/12).

Pesawat milik Smar Aviation dengan Pilot Michael Cumming (WN Australia) dan Copilot Purwanto Condro Usodo itu mengangkut 7 orang penumpang terdiri dari 5 orang dewasa, 3 orang anak-anak dan 1 orang bayi.

Pesawat bertolak dari bandara Mozes Kilangin Timika menuju lapangan terbang Beoga, Puncak, pukul 06.30 WIT. Begitu hendak landing pukul 08.00 WIT, tiba-tiba pesawat dihujani tembakan. 

Meski begitu, pesawat berhasil mendarat dengan aman. Pilot dan para penumpang segera turun dari peswat guna mencari perlindungan. Pasukan TNI-Polri yang sedang berjaga-jaga berusaha memberi perlindungan. 

Seorang penumpang pesawat yang pertama memberi tahu bahwa pesawat ditembak orang tak dikenal dari darat. Tak berselang lama, kembali terdengar bunyi tembakan sebanyak dua sampai tiga kali.

Copilot Purwanto Condro Usodo dalam sebuah rekaman video memberi penjelasan bahwa suara tembakan masih terdengar hingga sekitar pukul 11.30 WIT siang.

"Tembakan secara beruntun berlangsung sampai jam setengah 12 siang, kami betul-betul berusaha membuat perlindungan," kata Purwanto didampingi Pilot Michael Cumming, warga negara Australia.



Purwanto mengatakan, aparat keamanan dari Yonif Para Raider 433/JS, Koramil dan Polsek setempat, berusaha memberi perlindungan dan membalasa tembakan untuk memukul mundur kelompok KKSB. 

Menurut laporan, tidak ada korban jiwa dari insiden tersebut. Pilot-Copilot beserta penumpangnya berhasil diselamatkan dan diamankan ke Pos Koramil Beoga yang letaknya tidak jauh dari lapangan terbang. 

Saat ini, situasi keamanan berhasil dikuasai oleh aparat keamanan TNI-Polri. Namun, aparat keamanan masih bersiaga, sementara pesawat diamankan di Lapter Beoga untuk menunggu situasi benar-benar aman.

Reporter: Sevianto
Editor: Misba

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Dua Tahun YPMAK  Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Dua Tahun YPMAK Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Baca Juga