Terangi Kampung-kampung, PLN Papua dan Papua Barat Siapkan Talis

Terangi Kampung-kampung, PLN Papua dan Papua Barat Siapkan Talis
Septian Dwi Pujiyanto. (Foto: Mujiono/SP)

TIMIKA | Sebagai bentuk komitmen menerangi Papua, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) menyiapkan Tabungan Listrik (Talis) untuk menerangi kampung-kampung. 

Pemberian Talis oleh PT PLN (Persero) UIWP2B) kepada warga-warga di kampung akan dimulai pada 2020 nanti.

Asistant Manager Komunikasi PLN UIWP2B Septian Dwi Pujiyanto mengatakan, Talis merupakan energy storage (alat penyimpanan energi) atau seperti power bank, yang nantinya difungsikan untuk melistriki rumah warga. 

“Cukup dengan ‘plug-and-play’, masyarakat di kampung-kampung pedalaman Papua sudah dapat memanfaatkan listrik melalui rTalis. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan penerangan hingga menyalakan televisi. Dan Talis sendiri dapat diisi ulang di Stasiun Pengisian Energi Listrik (SPEL),” kata Septian di Lombok beberapa waktu lalu.

Kata dia, melalui kegiatan ekspedisi Papua Terang yang dilakukan beberapa waktu lalu, beberapa kepala kampung di pedalaman Papua sudah menerima Talis tersebut.

Pemberian Talis untuk beberapa kampung tersebut, untuk sementara hanya menerima satu buah Talis. Namun kedepannya, pihaknya akan memdiberikan dua Talis untuk satu keluarga, dengan harapan listrik terus menyala.

“Nantinya kami beri dua Talis. Jadi satu Talis bisa dichas atau diisi ulang, sementara satunya bisa digunakan untuk penerangan,” ujar Septian.

 

alt text

Talis (Foto: Ist/SP)

 

Lebih jauh Septian menjelaskan, satu Talis mampu menyuplai energy listrik untuk menyalakan lampu selama 8 jam. Dan Talis ini memiliki tiga pilihan kapasitas, mulai 300 Watt Hour (Wh), 500 Wh, sampai 1.000 Wh. 

“Talis bisa bertahan sampai tujuh tahun. Dan untuk biaya pemeliharaannya sangat minimum, tidak perlu perawatan khusus,” ujar Septian.

Satu buah Talis yang memiliki kapasitas 300 Wh bisa digunakan untuk menerangi rumah selama 3 malam. Sementara 500 Wh untuk 4 malam dan 1000 Wh bisa menerangi rumah hingga 8 malam.  

“Waktu penerangan ini dengan asumsi kebutuhan satu rumah berdaya 15 Watt (W),” terangnya.

Ia menambahkan, untuk pengisian Talis bisa melalui SPEL yang terhubung ke PLTS, PLTBm, pembangkit pikohidro, atau pembangkit hibrid dengan diesel. Pengisiannya pun sangat mudah.

“Masyarakat cukup datang ke SPEL dan mengganti baterai kosong dengan yang sudah terisi,’’ katanya.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Misba

 

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar