Ada Cerita Bahagia dan Sedih Pelaku UMKM Selama PON XX, Punya Harapan di Peparnas

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Pelaku UMKM, Ibu Herlina Rumkorem, pemilik galeri Inokinson Awin. (Foto: Adi/Seputarpapua)
Pelaku UMKM, Ibu Herlina Rumkorem, pemilik galeri Inokinson Awin. (Foto: Adi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Ada cerita bahagia dan tak sedap selama berlangsungnya Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021. Cerita ini datang dari pelaku usaha sektor UMKM yang dilibatkan dalam event empat tahunan itu.

Tresya Ohee, salah satu pelaku usaha UMKM yang dilibatkan pada PON XX misalnya, jika saja Papua tidak menjadi tuan rumah pesta olahraga terbesar di Indonesia itu mungkin dirinya tidak bisa meraup keuntungan besar dari hasil penjualan produk kerajinannya.

Ketika ditemui Seputarpapua.com pada semarak Pekan Peralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua tahun 2021 di halaman kantor Dinas Otonom, Papua, Jumat (22/10), Tresya menyebutkan, selama PON berlangsung ia bersama dengan kelompok kerjanya bisa mendapat ratusan juta rupiah.

“Selama PON jika ditotalkan ya, dengan kelompok kerja itu kami bisa dapat 165 (juta), kalau saya sendiri dapat Rp.60 juta,” ungkapnya.

Selama perheletan event PON di bumi cenderawasih, Tresya menempati stan yang disediakan panitia di area festival danau Sentani yang terletak di kawasan Kalkote.

Pada stan tersebut, ia menjual berbagai macam kerajinan tangan seperti Noken, tas HP, topi santai, tas map yang semuanya terbuat dari kulit kayu dan hiasan dinding. Dari semua itu ada satu produk yang sering dibeli pengunjung dan bahkan paling banyak dipesan yakni gantungan kunci.

“Yang paling banyak orang beli itu gantungan kunci dari kulit kayu, kemarin pesanan itu sampai 11.500 pieces,” katanya.

 

Gantungan kunci dari kulit kayu yang sering dibeli pengunjung pada stan milik Tresya Ohee. (Foto: Adi/Seputarpapua)

 

Melihat peningkatan ekonomi saat event PON dirinya berharap dapat dilibatkan juga pada ajang Peparnas XVI yang akan berlangsung November mendatang.

Saat ini, perempuan yang mempunyai galeri fansowai di Jalan Baru, Kampung Kalkote tersebut mengakui belum ada informasi lanjutan dari PB Peparnas XVI untuk menempati stan penjualan di venue.

“Untuk Peparnas sendiri belum ada informasi untuk berjualan di stan sementara ini saya masih jualan di galeri jika nanti dilibatkan saya siap itu harapan saya karena PON dan Peparnas sangat membantu kami untuk berjualan produk kerajinan tangan kami,” harap Tresya.

Cerita bahagia Tresya Ohee tak semanis pelaku UMKM lainnya yang dilibatkan pada PON XX, ia adalah Herlina Rumkorem.

Perempuan pemilik galeri Inokinson Awin yang terletak di Distrik Abepura tepatnya jalan Gerilyawan mengaku kecewa dengan tempat yang disediakan oleh PB PON XX.

Alhasil pendapatan yang ia dapat jauh berbeda dibandingkan saat berjualan di geleri sendiri.

“Selama PON pemasukan hanya 4 juta kalau di galeri saya bisa hampir 20 juta,” ungkapnya.

Selama PON XX berlangsung dirinya ditempatkan pada venue Bulutangkis di GOR Waringin, Kota Jayapura. Namun, dirinya menyalahkan posisi stan yang disediakan berada di bagian belakang sehingga para pengunjung atau atlet tidak bisa melihat produk kerajinan yang dijual.

“Salah sekali karena berada di bagian belakang venue. Harus PB PON dorang atur kita dekat pintu masuk biar atlet atau pengunjung yang nonton bisa lihat,” katanya.

Berkaca dari persoalan tersebut, Herlina berharap jika dilibatkan pada even Peparnas XVI agar panitia menempatkan stan pada tempat yang strategis.

“Rencananya kita UMKM kreatif di satukan dan ditempatkan Stadion Mandala saat acara pembukaan. Setelah itu kita belum tahu lagi, namun saat pertandingan dimulai dan kami dilibatkan saya harap disediakan tempat strategis, itu yang kami jangan sama lagi di PON,” pintanya.

Reporter: Adi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
530 Personil TNI Polri Berkeliling Kota Timika di Malam 1 Desember
530 Personil TNI Polri Berkeliling Kota Timika di Malam 1 Desember
TNI Polri Gelar Apel Siaga Nataru, Wakapolres Mimika: Masyarakat Harus Terus Aman
TNI Polri Gelar Apel Siaga Nataru, Wakapolres Mimika: Masyarakat Harus Terus Aman
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Baca Juga