seputarpapua.com

Ada Sanksi Buat ASN dan Honorer yang Menolak Divaksin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Yulius Sasarari. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Yulius Sasarari. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika saat ini sedang melaksanakan Vaksinasi terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN mulai Rabu (24/3/2021) hingga Jumat (26/3/2021).

Sebanyak 1.500 ASN dan Non ASN diperkirakan akan mengikuti vaksin jika lolos screening dan datang di titik-titik yang sudah ditentukan oleh Dinas Kesehatan sebagai tim vaksinator.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Yulius Sasarari kepada awak media, Kamis (25/4/2021) mengatakan ASN dan Honorer yang tidak ingin divaksin tetapi tidak memberikan alasan yang jelas, maka akan disampaikan kepada Bupati Mimika untuk kemudian diberikan sanksi.

“Tenaga kesehatan dengan pejabat publik kan sudah vaksin, dan sekarang giliran ASN. Semua wajib menerima vaksin, yang menolak kita akan laporkan kepada pimpinan,” tegasnya.

Terkait dengan jenis sanksi yang akan diberikan menurut Yulius itu adalah kebijakan dari Pimpinan Daerah yakni Bupati Mimika.

“Sebagai pelayan publik wajib untuk divaksinasi, karena dengan vaksinasi dapat melindungi diri, keluarga dan juga masyarakat, dengan begitu upaya dari pemerintah dalam menekan penyebaran covid-19 bisa tercapai,” ujarnya.

Yulius juga meminta kepada para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah untuk memperhatikan hal tersebut, juga selalu memastikan bahwa seluruh pegawainya menerima vaksin.

“Ini merupakan program pemerintah, dan ini adalah perintah jadi harus ikut. vaksinasi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan penyebaran covid-19 jadi semua wajib ikut,” tuturnya.

 

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Misba
Berita Terkait
Baca Juga