Ada Sanksi Tegas Bagi Pangkalan Minyak Tanah Seenaknya Naikkan Harga

TIMIKA | Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika, Inosensius Yoga Pribadi mengatakan, ada sanksi tegas bagi pangkalan minyak tanah (Mitan) yang seenaknya menaikkan harga.

Meski pangkalan Mitan yang bermain harga menjadi tanggung jawab agen
untuk memberikan teguran, Disperindag juga akan mencabut ijin usaha pangkalan yang menjual diatas harga ketentuan sesuai Peraturan Bupati.

“Jika ada pangkalan yang melanggar akan diberi sanksi dan akan diproses hukum serta surat izin akan dicabut, dan pasokan akan dihentikan,” jelas Yoga.

Yoga mengungkapkan, beberapa pemilik pangkalan bahkan telah diperiksa pihak kepolisian.

“Seharusnya ini jadi ketakutan bagi pangkalan lain yang masih menaikkan harga,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Bupati Mimika Nomor 9 Tahun 2019, Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyak Tanah di Mimika, Papua, Rp5.500 per liter.

Harga Rp5.500 per liter untuk wilayah Distrik Kwamki Narama, Kuala Kencana dan Iwaka.

Sedangkan untuk harga Rp5.000 per liter untuk wilayah Distrik Mimika Timur, Wania dan Mimika Baru.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar