Akhirnya, Disperindag Tutup Lubang Pagar Pasar Sentral Timika

TUTUP - Disperindagkop Mimika dan Tim Terpadu mulai melakukan penutupan pagar Pasar Sentral yang dijebol. (Foto: Muji/SP)
TUTUP - Disperindagkop Mimika dan Tim Terpadu mulai melakukan penutupan pagar Pasar Sentral yang dijebol. (Foto : Muji/SP)

TIMIKA | Menata Pasar Sentral Timika merupakan salah satu program prioritas dari Michael R. Gomar yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Papua.

Ada 15 lubang pagar tembok keliling pasar yang sengaja dijebol oknum warga sebagai perlintasan jalan dan berdagang, akhirnya ditutup kembali oleh Disperindag, Jumat (7/8).

Penutupan lubang pagar ini melibatkan tim terpadu terdiri dari Disperindag, Satpol PP, Dishub, BPBD, dan kepolisian.

Kepala Disperindag Mimika Michael R. Gomar mengatakan, penutupan lubang tembok pagar demi pengelolaan dan penataan kembali Pasar Sentral. Tujuannya, memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pedagang serta pembeli.

“Dalam pelaksanaan pembangunan pagar Pasar Sentral yang jebol ini, kami tidak sendirian, tapi didukung oleh tim terpadu dari Pemkab Mimika, Satpol PP, Dishub, dan BPBD,” kata Gomar.

Mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Mimika ini mengakui, sosialisasi dan pertemuan sudah dilakukan kepada warga sekitar pasar sebelum lubang tembok pagar itu ditutup.

IKLAN-TENGAH-berita

Bahkan batas waktu untuk warga yang berdagang selama 7 hari sudah diberikan agar mengemasi barang-barangnya.

“Sosialisai dan pertemuan dengan warga sekitar pasar sudah kami lakukan,” ujar Gomar.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar