Akomodasi PON XX Masih Jadi Perhatian PB PON Papua

Suasana Rapat Kerja Teknis Bidang Akomodasi PB PON Papua. ( Foto: Vidi/SP)
Suasana Rapat Kerja Teknis Bidang Akomodasi PB PON Papua. ( Foto: Vidi/SP)

JAYAPURA | Akomodasi masih menjadi perhatian serius agar segera dirampungkan untuk kepentingan event olahraga Nasional PON XX Oktober 2021 mendatang.

Oleh karena itu, bidang akomodasi PB PON XX Papua diminta bekerja lebih ekstra dalam mensuport kebutuhan 16 bidang lainnya yang saling terkontribusi.

Ketua Harian Panitia Besar (PB) PON Papua, Yunus Wonda mengatakan, kesiapan PON 2021 harus selesai di tahun 2020, sehingga di tahun 2021 tidak banyak yang dikerjakan.

Dimana, persiapannya lebih pada persiapan dan perawatan saat masuk ke PON tahun 2021 nanti.

“Saya minta bidang-bidang pada PB PON selesaikan semua program kerjanya tahun ini, sehingga tahun depan kita tinggal masuk pada persiapan pembukaan dan penyelenggaraan PON 2021,” tegasnya disela-sela Rapat Kerja Teknis Bidang Akomodasi PB PON XX Papua, Jumat (24/7).

Yunus mengungkapkan untuk bidang akomodasi harus memastikan semua data kebutuhan akomodasi dari masing-masing bidang, meskipun akan menggunakan asrama atau rusun milik TNI/Polri, namun pelayanan yang diberikan akan sesuai standar yang ditetapkan KONI.

“Kalaupun nanti atlet dan official tinggal di rusun, maka mereka mendapatkan pelayanan standar hotel bintang 3,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Harian PB PON Papua Yusuf Yambe Yabdi menjelaskan akomodasi yang terkontribusi dari 16 bidang seperti bidang pertandingan yang membutuhkan 13.257 kebutuhan, bidang transportasi 900 lebih kebutuhan, bidang upacara 2.000 kebutuhan.

“Kebutuhan bidang pertandingan itu meliputi panpel, atlet, official. Kalau transportasi itu supir-supir yang akan datang dengan bantuan bus-bus dari pusat bekerjasama dengan dinas perhubungan Papua. Sedangkan bidang upacara butuh kebutuhan karena koreografi itu penari-penari dan juga bidang lainnya tidak kalah penting butuh akomodasi,” jelas Yusuf Yambe Yabdi.

Diakuinya, akomodasi masih masif atau belum adanya data pasti. Oleh karena itu kebutuhan di bidang pertandingan masih menjadi perhatian karena meliputi kebutuhan kontingen yaitu atlet, official dan panpel.

“Kalau akomodasi sudah selesai, bidang lainnya pasti mengikuti seperti bidang konsumsi, transportasi ikut akomodasinya. Nanti kita ada lagi rakortek bidang transportasi dan keamanan, kalau bidang akomodasi sudah selesai, kita urus lagi yang bidang lainnya,” tutupnya.

Reporter: Vidi
Editor: Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar