Aksi #SaveLukasEnembe di Jayapura Sampaikan Lima Pernyataan Sikap

Massa pendukung Lukas Enembe dijaga ketat aparat kepolisian saat demonstrasi di Jayapura, Selasa (20/9/2022). (Foto: Humas Polda Papua)
Massa pendukung Lukas Enembe dijaga ketat aparat kepolisian saat demonstrasi di Jayapura, Selasa (20/9/2022). (Foto: Humas Polda Papua)

TIMIKA | Kelompok massa pendukung Lukas Enembe berunjuk rasa menolak penetapan tersangka terhadap Gubernur Papua itu, berlangsung di Kota Jayapura, Selasa (20/9/2022).

Aksi bertajuk #SaveLukasEnembe itu tergabung dalam Koalisi Rakyat Papua sempat dihadang aparat keamanan, kemudian menyerahkan pernyataan sikap kepada perwakilan DPR Papua.

Mereka menganggap penetapan Lukas Enembe sebagai tersangka dugaan korupsi penerimaan gratifikasi, sebagai bentuk kriminalisasi dan politisasi memakai lembaga penegak hukum KPK.

Berikut lima pernyataan sikap Koalisi Rakyat Papua #SaveLukasEnembe:

Pertama, kami rakyat Papua dengan ini menyatakan bahwa Gubernur Lukas Enembe adalah gubernur kami putra terbaik Papua, yang pernah ada dalam sejarah Papua sebagai bagian dari NKRI.

Oleh karena itu, kami rakyat Papua dengan ini menegaskan kami setia dengan Gubernur Papua di bawah kepemimpinan Lukas Enembe. Bagi kami rakyat Papua, Lukas Enembe adalah harga mati sebagai pemimpin kami di atas tanah Papua ini.

Kedua, kami rakyat Papua dengan ini menyatakan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa yang dihadapi Gubernur Lukas Enembe yang dilakukan secara sistematis, masif, dan terstruktur oleh rezim pemerintahan Presiden Joko Widodo, dengan memperalat lembaga penegak hukum Komisi Pemberantasan Korupsi.

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka gratifikasi secara melawan hukum, tidak prosedural, telah mencederai rasa keadilan. Dengan begitu, kami rakyat Papua menilai bahwa KPK telah melakukan kriminalisasi, diskriminasi, dan politisasi terhadap pemimpin kami gubernur Lukas Enembe.

Kami mengingatkan bahwa penetapan tersangka ini dapat memberikan implikasi buruk konflik horizontal di tengah masyarakat Papua yang saat ini hidup dalam damai dan harmonisasi.

Ketiga, kami rakyat Papua atasnama hukum dan keadilan meminta dengan hormat kepada Presiden Joko Widodo untuk memberikan perlindungan hukum dan politik kepada pemimpin kami Gubernur Lukas Enembe, dari kriminalisasi, diskriminasi, dan politisasi yang dialami selama ini sejak 2017 sampai dengan 2022 oleh oknum-oknum pejabat pemerintahan.

Untuk itu, kami rakyat Papua demi kepentingan rakyat Papua, kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI,) maka segera menghentikan kriminalisasi terhadap Gubernur Lukas Enembe, dengan cara menghentikan penyidikan yang dilakukan oleh KPK saat ini.

Keempat, kami rakyat Papua dengan ini mendesak Presiden Joko Widodo agar segera memberhentikan semua pejabat yang terlibat konspirasi telah melakukan kriminalisasi, politisasi terhadap Gubernur Provinsi Papua.

Kelima, kami koalisi rakyat Papua dengan ini menyerukan kepada seluruh rakyat Papua dimanapun kalian berada untuk merapatkan barisan guna mendukung secara penuh Gubernur Papua Lukas Enembe untuk segera dibebaskan dari kriminalisasi, diskriminasi, dan politisasi dalam perkara ini.

Bilamana Gubernur Papua tidak segera dibebaskan, maka kami rakyat Papua tidak menjamin keamanan dan keselamatan di atas Tanah Papua ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.