Aktivis: Pemerintah dan Freeport Harus Serius Tangani Warga Tembagapura

PENGUNGSI | Warga Tembagapura saat diungsikan ke Timika pada awal Maret 2020. (Foto: Dok/Seputarpapua)
PENGUNGSI | Warga Tembagapura saat diungsikan ke Timika pada awal Maret 2020. (Foto: Dok/Seputarpapua)

TIMIKA | Warga tiga kampung di Tembagapura, Mimika, belum juga bernafas lega. Setelah sempat mengungsi, kini mereka malah mengaku terlantar setelah dipulangkan ke kampung halamannya.

Masyarakat adat tiga kampung (Waa Banti, Arwanop, dan Opitawak) itu belum sepenuhnya menjalani kehidupan normal seperti sedia kala. Mereka ditampung sementara di gedung sekolah dasar Banti II dan mengalami berbagai kesulitan.

Aktivis HAM yang juga Direktur Eksekutif Kantor Hukum dan HAM Lokataru, Haris Azhar, mengatakan telah menerima kabar tentang kondisi masyarakat tiga desa di lokasi penampungan sementara di Banti.

“Iya, saya sudah dapat video-videonya (masyarakat pengungsi tiga kampung),” kata Haris yang juga menjadi kuasa hukum masyarakat Tsingwarop, Senin 15 Februari 2021.

Fransiska Pinimet, Aktivis HAM di Mimika juga menerima informasi bahwa masyarakat tiga kampung itu mengalami berbagai masalah seperti kesehatan, tempat tinggal, dan akses mereka dibatasi untuk mengakses kebutuhan pokok.

“Mereka masih ditampung di sekolah. Padahal rumah mereka dekat dari situ. Seakan-akan warga di atas masih sangat tidak aman. Mereka terisolasi, dibatasi,” katanya kepada Seputarpapua.com, Senin.

IKLAN-TENGAH-berita

Menurut Fransiska, akses masyarakat ke Kota Tembagapura maupun ke Timika untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok seakan-akan dipersulit. Padahal, sebagai masyarakat adat mereka ingin hidup dengan cara dan budayanya sendiri.

“Masyarakat tidak bisa hidup di tempat penampungan di SD Banti 2. Mereka tidak bisa hidup hanya dengan makan minum dari pemerintah maupun freeport,” katanya.

Prev1 of 4

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar