Allo Rafra Sampaikan Pesan di HUT Mimika Sambil Meneteskan Air Mata

Foto bersama usai penyerahan piagam penghargaan kepada Pejabat Mimika terdahulu dan para Forkopimda. (Reporter: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Foto bersama usai penyerahan piagam penghargaan kepada Pejabat Mimika terdahulu dan para Forkopimda. (Reporter: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Momen Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mimika ke 26, Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memberikan penghargaan kepada para tokoh yang dianggap sebagai pejuang pembangunan daerah Kabupaten Mimika terdahulu.

Penghargaan berupa piagam diberikan secara simbolis kepada beberapa tokoh atau yang dianggap sebagai pejuang daerah terdahulu, Senin (10/10/2022), di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika.

Plt Bupati Mimika Johannes Rettob mengawalinya dengan menyampaikan pesan untuk jangan sekali-kali meninggalkan sejarah atau yang disingkat ‘Jas Merah’.

“Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah, hari ini kita berikan penghargaan secara simbolis disini, nantinya akan kita serahkan ke seluruh pihak yang sudah berjuang untuk Mimika, baik melalui keluarga bagi mereka yang telah berpulang, maupun kita akan serahkan secara langsung,” ungkap Plt Bupati John Rettob.

Dalam kesempatan itu, Athanasius Allo Rafra atau lebih akrab dikenal Allo Rafra yang merupakan Sekretaris Daerah pertama di Kabupaten Mimika dan juga pernah mengemban amanah sebagai Penjabat Bupati Mimika periode 2007 ini, juga mendoakan Almarhum Titus Potereyauw selaku Bupati pertama di Mimika.

Allo mengatakan, saat ini banyak pejabat yang berusia masih muda. Karena itu Allo menyampaikan pesannya.

“Saya jadi Sekda di usia 49 tahun. Sekarang ini, banyak pegawai yang masih muda-muda. Saya berpesan agar bekerjalah dengan jujur,” kata Allo.

Dulu, pada tahun 1997, dijelaskan Allo bahwa pembangunan Mimika berawal dari APBD yang hanya berjumlah Rp14 miliar. Lalu pada tahun 1999 menjadi Rp44 miliar dan tahun 2007 naik menjadi Rp800 miliar. Saat itu pihaknya berusaha agar pembangunan di Mimika bisa berjalan.

“Sekarang anggaran Rp5,3 triliun. Jadi saya minta supaya anggaran dipergunakan dengan baik, jangan pikir kepentingan kantong, tapi ingat kepentingan masyarakat,” pesannya.

Secara pribadi Allo mengakui bahwa saat ini banyak hal yang perlu dikerjakan oleh Pemkab Mimika, yakni melihat pembangunan dari kampung ke kota.

“Kami harapkan supaya semua bisa bekerja dengan baik. Dengan anggaran begitu besar, harus bisa bangun daerah ini,” ujarnya.

“Saya bersyukur Pemkab bisa menghargai saya hari ini. Untuk itu, semua kerja dengan baik, Tuhan melihat semua orang yang jujur, Tuhan menyaksikan,” pungkasnya.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Kristin Rejang
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.