Anggota Dewan: Masyarakat Jangan Terlena dengan Penerapan Pra New Normal

Anggota DPRD Mimika, Merry Pongutan. (Foto: Sevianto/SP)
Anggota DPRD Mimika, Merry Pongutan. (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua menerapkan pra new normal (menuju tatanan normal baru) dalam masa tanggap darurat wabah Covid-19.

Kebijakan tersebut meliputi pelonggaran aktivitas masyarakat secara bertahap. Dimana masa tanggap darurat pra new normal berlaku selama 14 hari, terhitung 5 Juni sampai dengan 18 Juni 2020.

Anggota DPRD Mimika Merry Pongutan mengingatkan seluruh masyarakat Mimika agar tidak terlena dengan dilonggarkannya pembatasan sosial, sebab infeksi virus corona masih terjadi.

“Kita semua harus tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19,” katanya kepada Seputarpapua, Jumat (5/6).

Ia menekankan, situasi menuju tatanan normal baru justru harus diikuti dengan memperkuat protokol kesehatan. Dimana masyarakat harus tetap produktif di tengah pandemi Covid-19.

Pola hidup baru yang harus mulai dibiasakan, kata Merry, yaitu selalu memakai masker jika harus keluar rumah, rajin cuci tangan pakai sabun, tetap jaga jarak, rajin olahraga, konsumsi gizi seimbang dan vitamin.

“Dengan demikian Covid-19 bisa dicegah, sistem imunitas tubuh tetap terjaga, dan tentu saja masyarakat bisa produktif kembali,” imbuhnya.

Politisi Partai Golkar yang tergabung dalam Tim 1 Satgas Covid-19 DPRD Mimika mengatakan, setiap warga harus menjadi garda terdepan bagi diri dan keluarganya untuk tetap terhindar dari Covid-19.

“Karena kita tidak bisa prediksi kapan wabah ini berakhir. Kita harus tetap mengutamakan kesehatan diri dan juga lingkungan,” katanya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar