Angka Kemiskinan Ekstrem Capai 75 Ribu Jiwa, Papua Tengah Buat Kartu Cerdas

Angka Kemiskinan Ekstrem Capai 75 Ribu Jiwa
Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk secara simbolik memberikan hadiah kepada para pemenang lomba olimpiade yang digelar di Nabire beberapa waktu lalu. Sabtu (14/10/2023). (Foto: Fachruddin Aji/seputarpapua)

TIMIKA | Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan meluncurkan kartu Papua Cerdas demi menunjang perkembangan pendidikan untuk mengatasi kemiskinan.

Hal itu disampaikan oleh Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk saat mengunjungi Kampung Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (14/10/2023).

Ribka mengungkapkan soal pendidikan orang Papua pada umumnya dididik secara mandiri, namun karena tingkat kebutuhan ekonomi yang semakin tinggi, maka perlu ada intervensi dari pemerintah, sehingga diberikan bantuan kepada sekolah, orangtua juga pun diberdayakan.

Menurut Ribka, pendidikan dipengaruhi oleh angka kemiskinan ekstrim, dan angka di Papua Tengah mencapai 75.000 jiwa. Maka pihaknyamenyiapkan berbagai program pendidikan untuk mengikis angka tersebut.

“Ini berarti ada yang salah dengan kita (pemerintah) dan angka kemiskinan ini pasti akan berdampak kepada (bidang) kesehatan dan pendidikan,” tuturnya.

Ribka menegaskan untuk menanggulangi masalah di bidang pendidikan pihaknya akan meluncurkan kartu Papua Cerdas.

“Kartu itu programnya semua anak-anak Papua Tengah harus sekolah, dan pemerintah mengambil peran itu, dan kita (pemprov) serius,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah Marten Ukago mengatakan
Pemprov juga memberikan bantuan berupa dana pembangunan asrama pendidikan di Poumako sebesar Rp300 juta.

Tidak hanya berhenti disitu Pemprov Papua Tengah juga memberikan bantuan dana kepada sanggar budaya di Poumako, Mimika, sebesar Rp100 juta.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan hadiah pemenang olimpiade olahraga dan pendidikan di tingkat SD dan SMP se Provinsi Papua Tengah yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Nabire, dari 9 mata lomba, Mimika berhasil meraih 20 juara di tingkat SD dan SMP.

Marten melanjutkan olimpiade tersebut diikuti oleh tiga kabupaten di Provinsi Papua Tengah yakni Mimika, Nabire, dan Paniai.

“Maka melalui kesempatan yang berbahagia ini peraih juara diberikan hadiah sebesar 2 juta per orang ditambah dengan hadiah spesial dari Pj Gubernur sebesar 3 juta maka tiap juara mendapat 5 juta per orang,” tutupnya.

penulis : Fachruddin Aji
editor : Iba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan