Antisipasi Covid-19, Aktivitas Perekonomian di Asmat Dibatasi Hingga Pukul 16.00 WIT

PERTEMUAN | Bupati Asmat Elisa Kambu ketika memimpin pertemuan membahas tentang pembatasan wilayah. (Foto: Humas Asmat)
PERTEMUAN | Bupati Asmat Elisa Kambu ketika memimpin pertemuan membahas tentang pembatasan wilayah. (Foto: Humas Asmat)

ASAMAT | Pemerintah Kabupaten Asmat, Papua, mulai memberlakukan pembatasan aktivitas perekonomian guna mencegah penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

Aktivitas pasar, pertokoan, warung makan, restoran, cafe dan lainnya hanya diberikan waktu operasional dari pukul 07.00 hingga 16.00 WIT.

Keputusan ini diambil setelah Bupati Asmat Elisa Kambu menggelar pertemuan di Aula Wiyata Mandala, Agats, Selasa (31/3) guna membahas pembatasan wilayah di tengah pandemi Covid-19.

Hadir dalam pertemuan itu, Kapolres Andi Yosep Enoch, Pabung Kodim Persiapan Asmat Sugeng Timoriyanto, Uskup Keuskupan Asmat Mgr. Aloysius Murwito, Imam Besar Masjid An’Nur Rumadau, staf ahli bupati, asisten sekda, kepala OPD, dan tamu undangan terkait.

Selain aktivitas perekonomian dibatasi, sejumlah keputusan juga diambil diantaranya, bekerja dari rumah bagi ASN diperpanjang hingga 21 April. Hal ini sesuai dengan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PANRB).

“Kepada OPD terkait agar bekerja di rumah, kepada pihak sekolah menginformasikan kepada anak-anaknya agar bertahan di rumah hingga himbauan lanjutan,” ucap bupati.

IKLAN-TENGAH-berita

Selama pembatasan aktivitas perekonomian, bupati meminta aga pelaku usaha tidak menaikan harga barang.

Apabila itu terjadi, maka Pemkab Asmat dan Kepolisian setempat akan menindak tegas.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar