Antisipasi Covid-19, Aktivitas Perekonomian di Asmat Dibatasi Hingga Pukul 16.00 WIT

PERTEMUAN | Bupati Asmat Elisa Kambu ketika memimpin pertemuan membahas tentang pembatasan wilayah. (Foto: Humas Asmat)
PERTEMUAN | Bupati Asmat Elisa Kambu ketika memimpin pertemuan membahas tentang pembatasan wilayah. (Foto: Humas Asmat)

Untuk aktivitas laut, kata bupati kapal penumpang Pelni sudah dilarang sandar. Hanya kapal-kapal yang mengangkut barang yang dapat bersandar di Asmat.

Kepala distrik dan kampung juga diimbau agar membatasi warganya untuk sementara tidak ke Agats yang merupakan ibu kota Kabupaten Asmat, di tengah pandemi Covid-19.

“Masyarakat tetap bertahan di kampung sementara. Dilarang berkumpul di Agats,” pesan bupati.

Terkait Alat Pelindungan Diri (APD), menurut Elisa akan didistribusikan dalam beberapa hari ke depan.

Bagi bupati, pihaknya berikhtiar melakukan pembatasan wilayah sebagai pencegahan dini demi menutup gerakan virus mematikan covid-19 dilingkungan warga setempat.

Bupati berharap, kepada seluruh elemen tokoh masyarakat dan pemerintah setempat agar menginformasikan segala kesepakatan yang ditetapkan bersama kepada masyarakat dilingkungan masing-masing.

“Mari jaga Asmat agar bebas dari Covid-19. Tetap di rumah dan berlakukan hidup sehat,” pinta bupati.

 

Reporter: Fagi
Editor: Aditra
2 of 2Next

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar