Anton Tabuni Ungkap Klaim Motif Serangan ke Pospol Ndeotadi Paniai

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Ilustrasi

TIMIKA | Anton Tabuni, mengklaim sebagai pasukan muda Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) telah memimpin penyerangan Pospol 99 Ndeotadi, Distrik Bogobaida, Kabupaten Paniai.

Dalam serangan pada Jumat (15/5) malam tersebut, dilaporkan mengakibatkan seorang anggota Polisi luka parah dan empat pucuk senjata api laras panjang dirampas.

“Saya dan pasukan saya menyerang pos, dan kami berhasil merampas senjata,” kata Anton Tabuni diteruskan Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom kepada Seputarpapua, Minggu (17/5).

Ia mengatakan, serangan agresif itu dilakukan sebagai balasan atas upaya ‘mengambil kembali’ senjata dari tangan pasukan TPNPB, oleh kepolisian dan militer Indonesia di Tembagapura beberapa waktu lalu.

“Militer Indonesia merampas senjata kami di Tembagapura, maka kami serang dan mengambil kembali,” ujarnya.

Tabuni menantang aparat keamanan Indonesia untuk berhadapan langsung dengan pasukan TPNPB yang kini kembali ke wilayah Tembagapura untuk melakukan perlawanan.

“Saya dengan pasukan saya telah kembali ke Tembagapura, datang kejar kami di sana. Jangan siksa masyarakat di Bogobaida, kabupaten Paniai, mereka itu masyarakat sipil,” ucapnya.

Dirinya juga mengklaim, bahwa pasukan TPNPB di bawah pimpinan Komandan Operasi Umum TPNPB Lekagak Telenggen masih menggelar kekuatan untuk melawan TNI/Polri di Tembagapura.

“Aparat TNI/Polri (silahkan) datang di Tembagapura dan kita perang di sana,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyebut pelaku penyerangan Pospol 99 Ndeotadi adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Ton Tabuni.

Menurut Kapolda, KKB pimpinan Ton Tabuni adalah kelompok yang selama ini kerap kali melakukan penyerangan di wilayah kabupaten Paniai dan kabupaten Intanjaya.

“Berdasarkan laporan anggota bahwa pelaku-pelaku penyerangan dilakukan oleh KKB pimpinan Ton Tabuni yang selama ini beraksi di Paniai dan Intanjaya,” katanya di Kota Jayapura, Sabtu (16/5).

Kapolda menyebut, lokasi Pospol 99 Ndeotadi letaknya cukup jauh di wilayah pedalaman dan hanya bisa diakses menggunakan transportasi udara.

“Kondisi wilayah Pos 99 Ndeotadi sulit jaringan dan hanya bisa menggunakan jaringan internet wifi satelit. Selain itu hanya diakses menggunakan transportasi udara,” ujarnya.

Reporter: Sevianto
Editor: Misba

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Klemen Tinal dalam Kenangan
Klemen Tinal dalam Kenangan
Baca Juga