Apakah Boleh Diwakilkan, Penyidik Cari Tahu Ketentuan Penyerahan Dana BST

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Ilustrasi

TIMIKA | Penyidik Satuan Reskrim Polres Mimika, Papua, akan mencari tahu ketentuan penyerahan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada masyarakat apakah boleh diwakilkan oleh kepala distrik (Kadistrik) dan kepala kampung.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto mengatakan, pihaknya menerima banyak informasi dan pengaduan dari masyarakat terkait penyaluran dana BST, khususnya di wilayah pedalaman terkait BST yang diterima warga sebagai penerima manfaat sesuai dengan nilai yang ditentukan pemerintah pusat.

“Makanya nanti kita lihat lagi aturannya, apakah masyarakat harus terima langsung atau yang diluar Kota Timika boleh diwakilkan Kadistrik setempat ataupun kepala kampung,” kata AKP Hermanto saat ditemui di Mapolres Mimika, Kamis (19/8/202).

Kerjasama atau MoU yang dilakukan Kantor Pos dengan distrik-distrik di pedalaman untuk penyaluran BST juga akan dilihat.

Kata AKP Hermanto, dokumen kerjasama atau MoU yang dimaksud akan menjadi bahan penelitian penyidik dalam menangani kasus-kasus dugaan pemotongan atau penyelewengan dana BST.

“Nanti kita lihat aturannya, apakah dari Kementerian Sosial memperbolehkan dana yang harusnya langsung diterima oleh masyarakat ini diwakilkan?,”terangnya.

Meski kasus dugaan pemotongan dana BST pada tujuh kampung di Distrik Mimika Barat ini di ekspos atau digelar perkaranya di Inspektorat Daerah, penyidik masih terus mendalami penggunaan dana sekitar kurang lebih Rp300 juta oleh Kadistrik Mimika Barat. Bahkan penyidik pun melakukan tracing ke mana dana tersebut mengalir hingga akhirnya berlabuh.

Sebab, dari potensi kerugian negara yang ditaksir penyidik ada sekitar kurang lebih Rp500 juta, sekitar Rp140 juta diantaranya telah diakui Kadistrik digunakan untuk pembelian bahan makanan serta akomodasi seperti biaya transportasi hingga bahan bakar minyak (BBM) dan lain-lain.

AKP Hermanto memberikan peringatan kepada Kadistrik lainnya agar menjadikan pelajaran kasus ini untuk tidak sembarangan melakukan pemotongan terhadap bantuan sosial yang diperuntukkan kepada masyarakat secara langsung, meski pihak distrik maupun kampung sebagai perantara dalam penyalurannya. Semua itu harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang sudah ada.

“Ini juga pintu masuk untuk distrik yang lain, jangan main-main,” pungkasnya.

Reporter: Saldi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari  400 M Gawang Putri
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari 400 M Gawang Putri
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Indah Lupita Sari Sabet Emas Debut Pertamanya Atletik PON XX
Indah Lupita Sari Sabet Emas Debut Pertamanya Atletik PON XX
Agus Prayogo dari Jabar Rebut Medali Emas Kedua di Atletik
Agus Prayogo dari Jabar Rebut Medali Emas Kedua di Atletik
Warga NTT Nonton Amoreus Tarung Derajat di PON XX Bermodal Pulsa 5GB
Warga NTT Nonton Amoreus Tarung Derajat di PON XX Bermodal Pulsa 5GB
Kalahkan Sulsel, Basket Putri 5X5 Bali Bertemu Jatim di Final
Kalahkan Sulsel, Basket Putri 5X5 Bali Bertemu Jatim di Final
Baca Juga