seputarpapua.com

Aparat di Intan Jaya Tingkatkan Patroli Pasca OTK Aniaya Seorang Warga

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
EVAKUASI | Asep Saputra (49), penjual bakso yang menjadi korban penganiayaan di Intan Jaya saat dievakuasi ke Nabire untuk mendapatkan penanganan lanjutan di RSUD Nabire. (Foto: Ist/Seputarpapua)
EVAKUASI | Asep Saputra (49), penjual bakso yang menjadi korban penganiayaan di Intan Jaya saat dievakuasi ke Nabire untuk mendapatkan penanganan lanjutan di RSUD Nabire. (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Aparat keamanan di Kabupaten Intan Jaya, Papua meningkatkan patroli di sekitar Kota Sugapa pasca Orang Tak Dikenal (OTK) menganiaya seorang warga.

Seperti diberitakan Seputarpapua.com sebelumnya, kasus penganiayaan terhadap warga, seorang penjual bubur keliling (yang sebenarnya penjual bakso,red) bernama Asep Saputra (49), menyebabkan korban mengalami luka parah di sekujur tubuh pada Minggu (18/4/2021).

Selanjutnya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, korban dievakuasi dari Sugapa ke Nabire menggunakan pesawat Smart Aviation guna mendapatkan penanganan medis di RSUD Nabire.

“Pasca kejadian tersebut, situasi aman dan kondusif. Saat ini personel di lapangan terus meningkatkan patroli di sekitaran Kota Sugapa,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, dalam rilis yang diterima Seputarpapua.com, Senin (19/4/2021).

Atas kasus ini, kepolisian setempat telah mengambil langkah menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), hingga melakukan penyelidikan dan penyidikan yang ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Intan Jaya.

“Untuk kondisi korban saat ini masih dalam keadaan sadar,” ujarnya.

Kejadian berawal ketika OTK datang menggunakan sepeda motor Honda jenis Mega Pro berwarna merah dari arah Bank Papua KCP Sugapa, selanjutnya berhenti di depan kios milik korban yang saat itu sedang berjualan bakso keliling. Tiba-tiba pelaku mencabut parang yang disisipkan di bagian belakang baju lalu menebas korban.

Setelah melakukan aksinya, pelaku lalu melarikan diri ke arah belakang Kantor Distrik Sugapa.

Berita Terkait
Baca Juga