seputarpapua.com

Aparat Gabungan Kejar Kelompok Bersenjata di Beoga

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
ILUSTRASI | Pengamanan di Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak saat gejolak keamanan pada Oktober 2019.
ILUSTRASI | Pengamanan di Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak saat gejolak keamanan pada Oktober 2019.

TIMIKA | Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan bahwa, saat ini aparat gabungan TNI-Polri tengah melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang beraksi di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Kelompok ini melakukan tindakan kriminalitas menembak mati seorang guru bernama Oktovianus Rayo (40), pada Kamis, 8 April 2021, di Kampung Julukoma, Distrik Beoga. Berselang beberapa jam kemudian, kelompok tersebut membakar gedung tiga sekolah beserta rumah guru.

“Saat ini personel gabungan masih melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata yang melakukan pembakaran. Sementara untuk situasi di Distrik Beoga saat ini masih bisa dikendalikan oleh personel di lapangan,” kata Kamal dalam keterangan tertulis yang diterima Seputarpapua.com, Jumat (9/4/2021).

Ia juga mengatakan, pihaknya akan mengambil langkah-langkah penegakkan hukum terhadap para pelaku baik yang menembak seorang guru maupun yang melakukan pembakaran gedung sekolah.

“Diperkirakan para pelaku dari kelompok Sabinus Waker,” ungkapnya.

Peristiwa penembakan guru Oktovianus Rayo terjadi sekitar pukul 09.50 WIT. Korban tewas ditempat dengan dua luka lubang akibat ditembak pada bagian rusuk dan perut. Pelaku penembakan diduga menggunakan sejata api laras pendek.

Pada sore harinya, kelompok ini kembali melakukan pembakaran bangunan sekolah dan rumah guru, menyebabkan warga sipil harus mengungsi baik di Puskesmas maupun Koramil di Distrik Beoga.

Terhadap korban penembakan yang rencana di evakuasi ke Timika, hari ini belum berhasil dilakukan lantaran kondisi cuaca dan faktor keamanan. Namun meski begitu, hingga saat ini situasi di Beoga dinyatakan telah kondusif. Jenazah korban rencananya lagi akan di evakuasi besok, Sabtu, 10 April 2021 ke Timika.

 

Reporter: Saldi
Editor: Misba
Berita Terkait
Baca Juga