Aparat Keamanan di Mimika Siaga 1 Antisipasi Dampak Demo Tutup Freeport di Jayapura

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
APEL | Aparat keamanan melakukan apel gabungan di halaman Kantor Pelayanan Polres Mimika, Rabu (7/4/2021), mengantisipasi aksi demo tutup Freeport di Jayapura. (Foto: Humas Polres Mimika)
APEL | Aparat keamanan melakukan apel gabungan di halaman Kantor Pelayanan Polres Mimika, Rabu (7/4/2021), mengantisipasi aksi demo tutup Freeport di Jayapura. (Foto: Humas Polres Mimika)

TIMIKA | Ratusan aparat keamanan di Kabupaten Mimika, Papua, disiagakan mengantisipasi dampak dari aksi demo yang dikoordinir oleh Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM Universitas Cenderawasih (Uncen) di Jayapura, yang menuntut penutupan PT Freeport Indonesia (PTFI), Rabu (7/4/2021).

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Mimika, AKP Roberth Hitipeuw menerangkan bahwa pihaknya sejak pagi tadi telah mengerahkan kurang lebih 300 personel keamanan gabungan mulai dari Polres Mimika, Kodim 1710/Mimika, Brimob Yon B Mimika, Brimob BKO Polda Papua dari Kalimantan Selatan (Kalsel), serta Satpol PP.

Pengamanan antisipasi dampak demo di Jayapura ini dilakukan lantaran keberadaan perusahaan tambang raksasa tersebut berada di Mimika, sehingga perlu dilakukan upaya antisipasi guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta mengganggu stabilitas keamanan.

“Kita lakukan pengamanan terkait adanya demo di Jayapura berkaitan dengan tolak Freeport, penutupan Freeport. Karena keberadaan Freeport itu di Kabupaten Mimika, sehingga kita mengambil langkah-langkah melakukan antisipasi,” kata AKP Roberth.

Pola pengamanan yang dilakukan antara lain dengan melakukan patroli ke lokasi atau tempat yang terindikasi menjadi titik kumpul kelompok atau massa, seperti di area check point mile 28, mile 38, area kota Timika, dan terkhusus di lapangan Timika Indah sempat ditempatkan sejumlah personel untuk berjaga-jaga mengantisipasi adanya pergerakan kelompok masyarakat atau massa.

“Kita sudah lakukan pendekatan-pendekatan terhadap mahasiswa maupun tokoh-tokoh yang dianggap intens dalam hal itu, kita menyampaikan untuk saling menjaga keamanan,” ujarnya.

Kondisi terakhir hingga siang ini di wilayah hukum Polres Mimika baik dari hasil pantauan lapangan dan deteksi intelijen, kata Roberth masih aman dan terkendali. Belum ditemukan adanya pergerakan kelompok atau massa yang hendak melakukan pergerakan-pergerakan berkaitan dengan aksi di Jayapura.

“Apabila ditemukan sekelompok atau massa yang berkumpul, kita bisa memberikan pemahaman dan membubarkan. Sampai saat ini kota Mimika masih terpantau aman, tidak terprovokasi hal-hal yang dari Jayapura,” kata Kabag Ops.

“Kita siaga 1 sampai benar-benar dari hasil deteksi bahwa situasi aman, baru kita bisa turunkan dari siaga 1 ke siaga 2 dan siaga 3,” pungkasnya.

Sebelumnya beredar poster ‘Seruan Aksi Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua Tutup Freeport’. Rencana aksi dilakukan pada hari ini dengan titik kumpul di Uncen Abepura, Uncen Waena, Expo Jayapura, Pos 7 Sentani, dan Taman Imbi Jayapura, dan melakukan aksi long match menuju lokasi aksi di Kantor Gubernur Provinsi Jayapura.

 

Reporter: Saldi
Editor: Aditra
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga
Dapatkan Notifikasi ?    Ya Nanti