ASN di Papua Dilarang Jadi Tim Sukses Paslon Pilkada

Kepala BKD Provinsi Papua, Nicolaus Wenda
Kepala BKD Provinsi Papua, Nicolaus Wenda

JAYAPURA | Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua, Nicolaus Wenda menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara untuk tidak terlibat secara langsung dalam pilkada.

Nicolaus mengingatkan kepada ASN untuk tidak menjadi tim sukses pasangan calon (Paslon) dalam pilkada tersebut.

Termasuk mengikuti kampanye paslon tersebut.

“ASN dilarang untuk menjadi tim sukses, dan turun mengikuti kampanye,” kata Nicolaus kepada wartawan di Kota Jayapura, Selasa (15/9).

Menurut Nicolaus, apabila ada ASN yang kedapatan terlibat mendukung salah satu paslon, maka akan diberikan sanksi tegas berupa pemberhentian secara tidak hormat oleh BKD kabupaten/ kota.

“Saya berharap dan menghimbau kepada seluruh ASN di 29 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua agar tidak terlibat secara langsung dalam kegiatan Pilkada,” ujar Nicolaus.

IKLAN-TENGAH-berita

Nicolaus menambahkan, hingga kini BKD provinsi maupun kabupaten/ kota belum mendapati laporan keterlibatan ASN mendukung salah satu paslon.

Meski demikian, bagi masyarakat yang mengetahui hal itu dapat melaporkan ke BKD beserta bukti-buktinya.

“Kalau ada yang mengetahui silahkan melaporkan dan membawa bukti-bukti ke BKD setempat, untuk kemudian ditindak lanjuti,” pungkas Nicolaus.

Untuk diketahui, sebanyak 11 kabupaten di Provinsi Papua akan menyelenggaran pilkada, yakni Kabupaten Waropen, Supiori, Merauke, Yalimo, Boven Digul, Asmat, Mamberamo Raya, Nabire, Keerom, Pegunungan Bintang, dan Kabupaten Yahukimo.

 

Reporter: Berti
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar