ASN Pemkab Mimika Dilarang Pirang Rambut

Pegawai Pemkab Mimika Ikuti Apel (Foto: Ist/SP)
Pegawai Pemkab Mimika Ikuti Apel (Foto: Ist/SP)

TIMIKA | Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai honorer di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika dilarang mewarnai rambut.

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob menjelaskan, sebagai ASN yang bekerja sebagai pelayan masyarakat seharusnya menunjukkan kedisiplinan diri yang sesuai dengan aturan.

Menurutnya, ASN harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat terutama saat memberikan pelayanan.

John, sapaan akrab Johannes mengatakan, bagi ASN yang memiliki rambut beruban (rambut putih-Red) sah-sah saja, akan tetapi jangan sampai ada yang sengaja mewarnai dengan warna biru, merah hingga warna yang terlihat aneh. ASN seharusnya tidak seperti itu.

“Kita itu harus kasih contoh yang baik kepada masyarakat, bagaimana sih masyarakat mau datang kita layani baru kita punya rambut merah. pasti ada omongan to,” katanya saat diwawancara pekan lalu di Timika.

John melanjutkan, beberapa waktu lalu dirinya sudah sempat melakukan inspeksi mendadak dan telah menegur sejumlah pegawai, namun hingga saat ini belum ketahui apakah masih ada atau tidak.

“Kalau mau pirang rambut mau gaya-gaya ya jadi diluar aja, tapi misalnya dikasih gaya sedikit aja itu Gak masalah, tetapi bukan berarti pirang itu warna-warna semua,” ungkapnya.

Reporter: Anya Fatma
Editor: Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar