Bagaimana Jika Mimika Gagal Beradaptasi dengan Tatanan Normal Baru?

Reynold Ubra
Reynold Ubra

TIMIKA | Pembatasan sosial dalam masa tanggap darurat wabah Covid-19 di Mimika, Papua berakhir pada Kamis 2 Juli 2020. Masyarakat segera memasuki masa new normal atau tatanan normal baru.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Mimika Reynold Ubra mengatakan, Mimika sudah pasti memasuki masa new normal apabila angka reproduksi efektif Covid-19 masih tetap di bawah 1 hingga 2 Juli.

“Saya tegaskan masa pembatasan sosial pada tanggal 2 Juli bisa berakhir, tergantung beberapa hari ke depan. Kita akan evaluasi,” katanya.

Reynold menerangkan, tren kenaikan kasus dalam dua minggu terakhir cenderung stabil, berkisar 3-5 kasus per hari. Rata-rata kasus positif dari jumlah spesimen hanya sekitar 9-10 persen.

Meski begitu, kenaikan kasus cukup berarti yaitu 15 orang dinyatakan positif Covid-19 pada Minggu (28/6), yang seluruhnya merupakan kayawan di lingkungan PT. Freeport Indonesia.

Hingga Senin (29/6), Tim Gugus Tugas Covid-19 Mimika mencatat 390 kasus secara kumulatif, dimana 314 dinyatakan sembuh, 6 meninggal dunia, dan tinggal 70 kasus aktif atau yang masih dalam perawatan.

Penerapan Protokol Kesehatan

Masa new normal mestinya diterapkan ketika sebagian besar warga atau paling tidak hampir seluruhnya, dianggap mampu menyesuaikan diri dengan penerapan protokol kesehatan di mana pun.

Kondisi tersebut dimana masyarakat harus tetap produktif, namun juga tetap aman dari Covid-19. Protokol kesehatan: menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan sudah harus jadi gaya hidup setiap individu.

Prev1 of 4

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar