seputarpapua.com

Bagaimana Kabar Tenaga Medis yang Tangani Kasus Covid-19 di Mimika?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Ketua IDI Cabang Mimika, dr. Leonard Pardede
Ketua IDI Cabang Mimika, dr. Leonard Pardede

Wawancara Khusus: Bagian 1

TIMIKA | Kasus Covid-19 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua hingga kini masih terus bertambah, bahkan ikut menyasar sejumlah tenaga medis sebagai benteng pertahanan terakhir melawan pandemi ini.

Satgas Covid-19 Mimika hingga Minggu 18 Oktober mencatat kasus Covid-19 secara kumulatif telah mencapai 2.201 kasus, diantaranya 658 kasus aktif, 1.519 sembuh dan 24 meninggal dunia.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Mimika, dr. Leonard Pardede mengatakan, ada sekitar 1.000an anggota IDI di Mimika terdiri dari 220an dokter/perawat, sisanya bidan, analis, dan petugas farmasi.

dr. Leo menerangkan, sekitar 99 persen tenaga medis khususnya dokter dari jumlah yang ada tersebut terlibat langsung menangani pasien Covid-19.

Penanganan yang dilakukan meliputi menemukan pasien, pemeriksaan awal, pemeriksaan swab, penanganan pasien rawat jalan, penanganan pasien di ruang isolasi rumah sakit, penanganan pasien di shelter, hingga tracing kontak.

“Jadi, bisa dibilang semua ikut menangani,” kata dr. Leo kepada Seputarpapua.com di Timika, Senin (19/10).

Para tenaga medis melakukan pelayanan rawat inap maupun rawat jalan di RSUD Mimika, RS Mitra Masyarakat, dan RS PT. Freeport Indonesia di Tembagapura.

Berita Terkait
Baca Juga