Banyak Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Timika

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
RAPAT | Suasana rapat koordinasi dengan lintas sektor, Rabu (31/3/2021) (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
RAPAT | Suasana rapat koordinasi dengan lintas sektor, Rabu (31/3/2021) (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika melakukan rapat koordinasi lintas sektor, Rabu (31/3/2021).

Rapat berlangsung di lantai 3 Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, dengan dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan, Kepolisian, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Rapat membahas terkait tingginya kasus kekerasan dan pelecehan terhadap anak dan perempuan dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

Kepala DP3AP2KB Maria Rettob mengatakan, rapat ini untuk melakukan persamaan presepsi dalam penanganan pencegahan kasus-kasus kekerasan yang terjadi di Mimika, khusunya yang menimpa perempuan dan anak.

“Dalam 3 bulan terakhir ini saja sudah hampir 20 kasus dan belum termasuk kasus yang terjadi di salah satu sekolah baru – baru ini,” kata Maria.

Menurut Maria, untuk menangani kasus kekerasan anak dan perempuan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, namun menjadi tanggung jawab bersama.

Untuk itu, dalam rapat tersebut ada beberapa poin yang dihasilkan, diantaranya harus tingkatkan koordinasi lintas sektor agar lebih baik.

Kemudian, lebih banyak melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kasus-kasus kekerasan seksual kepada anak juga terjadi kepada anak-anak sekolah, sehingga kami juga harus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah,” ujar Maria.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga
Dapatkan Notifikasi ?    Ya Nanti