Banyak Permintaan, Bibit Jambu Kristal Minim Biji Jadi Incaran Petani Luar Timika

PERIKSA | Pejabat karantina pertanian saat memeriksa bibit jambu. (Foto:Ist/SP)
PERIKSA | Pejabat karantina pertanian saat memeriksa bibit jambu. (Foto:Ist/SP)

TIMIKA | Jambu Krlistal merupakan jenis jambu yang banyak digemari oleh masyarakat Kabupaten Mimika. Tidak heran jika musimnya tiba, banyak mace-mace (sebutan atau panggilan untuk wanita di Papua) pedagang buah menjualnya di pinggir jalan Kota Timika.

Hal ini tidak aneh, selain rasanya yang manis jambu kristal dapat diolah menjadi minuman segar dalam bentuk jus. Jambu Kristal mengandung vitamin A sehingga dapat menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan mata.

Dalam rilis Karantina Pertanian yang diterima seputarpapua.com, Jumat (22/1/2021) menjelaskan, beberapa tahun terakhir, petani di Timika telah membudidayakan Jambu Kristal yang mempunyai nama _Latin Psidium Guajava itu_. Salah satu varietasnya nyaris tanpa biji, sehingga masyarkat tidak perlu khawatir untuk mengkonsumsinya langsung.

Diawal tahun ini banyak permintaan bibit Jambu Kristal dari petani diluar Timika, namun karena stok bibit yang masih terbatas, membuat permintaan tidak dapat dipenuhi secara maksimal.

Seperti Jumat (22/1/2021) salah satu petani melakukan permohonan kepada Pejabat Karantina Tumbuhan di wilayah kerja Bandara Mozes Kilangin. Rencananya ia akan melakukan pengiriman bibit Jambu Kristal sebanyak 10 batang keluar Timika.

Sebelum dikirim, pejabat karantina melakukan pemeriksaan kesehatan secara visual untuk memastikan bahwa bibit yang akan diterbangkan ke Makassar tersebut sehat, tidak bergejala, dan bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

IKLAN-TENGAH-berita

“Setelah kami melakukan pemeriksaan fisik secara visual, dipastikan bahwa bibit tersebut terbebas dari OPTK sehingga kami menerbitkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area (KT-12)”, jelas Agustiana, selaku Pemeriksa Karantina Tumbuhan.

Harapannya, peluang ini dapat dimanfaatkan oleh petani Jambu Kristal yang ada di Timika, agar dapat menyediakan bibit lebih banyak, dalam rangka memenuhi permintaan dari daerah lain.

 

Reporter: Kristin
Editor: Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar