seputarpapua.com

Bawaslu Papua Beri Perhatian Khusus pada Pilkada Nabire

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Komisioner Bawaslu Papua, Ronald Manoach.
Komisioner Bawaslu Papua, Ronald Manoach.

TIMIKA | Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua, memberikan perhatian khusus kepada Kabupaten Nabire pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

Hal ini disampaikan Komisioner Bawaslu Papua Ronald Manoach, saat ditemui di Hotel Horison Ultima Timika, Sabtu (10/10) malam.

Kata dia, Kabupaten Nabire berdekatan dengan Kabupaten Intan Jaya yang kini sedang terjadi gejolak keamanan, sehingga menjadi perhatian khusus dari Bawaslu.

“Dari kondisi itu, sebagian aktivitas di Intan Jaya termasuk masyarakatnya ada di Nabire. Sehingga Bawaslu Papua memberikan perhatian khusus,” terangnya.

Disamping itu, Kabupaten Nabire juga berdekatan dengan Kabupaten Paniai, Dogiyai, dan Deyai, sehingga tidak menutup kemungkinan adanya mobilisasi massa pada hari pencoblosan nanti.

“Jadi itu menjadi perhatian khusus kami,” ujarnya.

8 Kabupaten Miliki Tingkat Kerawanan

Selain itu kata Ronald, dari 11 kabupaten yang melaksanakan Pilkada, pihaknya sudah melakukan pemetaan terhadap tingkat kerawanan.

Berdasarkan presentase, tingkat kerawanan paling tinggi adalah Kabupaten Yahukimo. Disusul Kabupaten Keerom, Nabire, Pegunungan Bintang, Boven Digoel, Merauke, dan Asmat.

“Tingkat presentase kerawanan ini merujuk pada persoalan yang terjadi. Serta riwayat proses politik atau Pemilu masa lalu,” ujarnya.

Berita Terkait
Baca Juga