Bayar Sewa Hingga Rp1 Juta, Pedagang Pasar SP2 Minta Kejelasan Status Tanah

PASAR | Pedagang Pasar SP 2 mendatangi Kantor Disperindag Mimika. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)
PASAR | Pedagang Pasar SP 2 mendatangi Kantor Disperindag Mimika. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

TIMIKA | Sejumlah pedagang yang berjualan di Pasar SP 2, Timika melakukan aksi demo ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kabupaten Mimika, Selasa (16/2/2021).

Aksi ini dilakukan untuk menyampaikan aspirasi meminta kejelasan kepemilikan tanah pasar dari pemerintah.

Pasalnya selama ini, mereka masih harus membayar uang sewa lapak di pasar yang cukup besar ke pemilik tanah.

Salah satu pedagang, La Ode Anwar mewakili pedagang lainnya saat diwawancara mengaku selama ini mereka membayar uang sewa kepada pemilik tanah terus naik.

Mulai dari Rp200 ribu, Rp400 ribu, Rp600 ribu hingga kini Rp1 juta per bulan untuk satu lapak.

“Kita bayar itu dari dulu 200,400 naik 600 sampai skrg 1 juta sejak Desember 2020 kemarin, ini ada bukti bayar semua,” katanya sambil menunjukkan kwitansi pembayaran retribusi pasar.

Sementara dirinya yang menjual pinang di pasar, hanya mendapatkan penghasilan Rp50 ribu sampai Rp 60 ribu setiap harinya dan sesekali bisa Rp200 ribu.

Menurutnya, pendapatan yang ia peroleh tidak sebanding dengan biaya yang harus ia bayarkan setiap bulannya kepada pemilik tanah.

Tanggapi Berita ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.