BBM Jenis Premium Mau Dihilangkan, Disperindag Mimika Minta Kuota Pertalite Perlu Ditambah

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Plt Kepala Disperindag Kabupaten Mimika, Petrus Pali Amba (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Plt Kepala Disperindag Kabupaten Mimika, Petrus Pali Amba (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium atau bensin saat ini pelan-pelan dikurangi penyalurannya untuk masyarakat, khususnya di Kabupaten Mimika, Papua

Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat, Petrus Pali Amba mengatakan, BBM merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat untuk menunjang aktivitasnya.

Untuk itu, hal ini harus menjadi perhatian pemangku kepentingan khususnya pihak Pertamina.

Petrus menjelaskan, sudah berkomunikasi dengan Pertamina jika premium sudah tidak disediakan, maka kuota juga akan dialihkan semua ke Pertalite.

“Kalau misalnya contoh sebelumnya jatah di setiap SPBU untuk pertalite misalnya 15 ton atau 16 ton perhari ditambah dengan misalnya dapat jatah dari premium 8 ton perhari berarti dijumlahkan sudah jadi 24 (dialihkan pertalite), jadi mereka sampaikan seperti itu,” katanya ketika diwawancarai, Rabu (17/11/2021).

Lanjut Petrus, saat ini yang harus diperhatikan adalah bagaimana memastikan bahwa tidak ada antrian berkepanjangan di SPBU.

“Misalnya berapa ton di-drop ke SPBU ternyata masih banyak antrian berarti kebutuhan masih kurang otomatis harus ada penambahan,” ungkapnya.

Untuk penambahan, Petrus menjelaskan bahwa penyampaian dari penyalur BBM, bisa dilakukan penambahan asalkan dari Pertamina juga harus proaktif dalam mendata setiap nomor nomor kendaraan yang masuk di setiap SPBU.

“Jadi itu mereka punya SOP dari pihak Pertamina untuk alasan menambah kebutuhan BBM kepada setiap SPBU yang penting ada data nomor kendaraan. Tapi kalau dia tidak data untuk nomor kendaraan baru mau meminta kuota tambahan ke pertamina jelas tidak akan dilayani karena itu syarat dalam meminta penambahan kuota ketika ada data nomor kendaraannya,” jelasnya.

Hal ini karena, data nomor kendaraannya digunakan untuk memprediksi bahwa memang dibutuhkan sekian dalam perhari untuk kebutuhan BBMnya.

Sementara itu, untuk kuota BBM menjelang natal, Petrus juga menegaskan agar jangan sampai ada kekosongan.

“Saya juga sudah tegaskan ke pihak Pertamina dan pihak distributor mengenai kebutuhan BBM kita menjelang natal dan masuk dalam awal tahun baru ini stok kita tersedia atau cukup, mereka jawab cukup untuk melayani dalam Desember dan tahun baru,” tuturnya.

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Dua Tahun YPMAK  Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Dua Tahun YPMAK Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Baca Juga