Berpotensi Terjadi Kerumunan, Reynold Ubra Sarankan Ibadah Natal Dilakukan Secara Virtual

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra. (Foto: Anya Fatma/SP)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra. (Foto: Anya Fatma/SP)

TIMIKA | Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua, Reynold Rizal Ubra menyarankan para pemuka agama kristiani menggelar Ibadah Malam Kudus atau malam natal tidak di gedung gereja.

Pasalnya, potensi kerumunan massa akan terjadi dengan jumlah besar pada waktu tersebut.

“Dalam masa adaptasi kebiasaan hidup baru, kerumunan merupakan persoalan. Ditambah, dalam kerumunan itu 3 M tidak dilakukan akan menambah masalah,” terangnya, Rabu (2/12).

Sebagai epidemolog (ahli wabah), Reynold menyarankan agar para pemuka agama menggelar ibadah malam kudus natal dilakukan secara virtual.

“Seperti yang selama ini gereja-gereja sudah lakukan,” jelasnya.

Terkait libur natal, diharapkan masyarakat tidak melakukan pergerakan yang mengakibatkan kerumunan orang. Karena sangat berpotensi terhadap penyebaran Covid-19 sampai ke rumah.

IKLAN-TENGAH-berita

“Oleh karena itu, mungkin dengan tidak berlibur akan jauh lebih bagus,” terangnya.

Menurutnya, yang paling dikuatirkan dengan euforia libur akhir tahun, banyak orang akan lakukan perjalanan liburan. Karena, saat ini ekonomi Indonesia sedang memasuki masa reses, maka menurutnya akan ada potensi terjadi krisis ekonomi di tahun 2021.

“Saya lebih menyarankan, menjelang liburan natal dan tahun baru kita lebih hemat,” tuturnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar