Bertemu YPMAK, Plt Bupati Mimika: Pelaksanaan Program akan Dikolaborasi

Suasana pertemuan antara Plt Bupati Mimika Johannes Rettob dengan pihak YPMAK. Foto: YPMAK

TIMIKA, Seputarpapua.com | Plt Bupati Mimika Johannes Rettob, Selasa (4/6/2024) melakukan pertemuan dengan pengurus Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK).

Pertemuan ini maksudkan untuk kolaborasi program, baik yang dilakukan oleh Pemkab Mimika dan juga YPMAK.

Plt Bupati Mimika mengatakan, pertemuan ini sebagai langkah awal untuk menyepakati dan berkolaborasi, dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan atau program yang dilakukan kedua belah pihak, sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaannya.

“Pertemuan tadi merupakan rapat pra awal, saya minta laporan YPMAK seperti apa, baik program kesehatan, pendidikan, beasiswa, maupun ekonomi dan BPJS Kesehatan. Dengan demikian bisa berkolaborasi dengan baik, agar target bisa terpenuhi,” kata Johannes Rettob saat ditemui di Sekretariat MTQ ke 30 se Tanah Papua, Selasa.

Plt Bupati menerangkan, misalnya, pelaksanaan program BPJS Kesehatan. Saat ini sudah 98 persen masyarakat di Mimika dilindungi program BPJS Kesehatan tersebut. 98 persen itu sendiri terdiri dari bantuan Pemkab Mimika dan YPMAK. Dimana YPMAK lebih konsentrasi kepada masyarakat Suku Amungme dan Kamoro, serta 5 suku kekerabatan.

Dari hal tersebut, akan dilihat secara keseluruhan. Direncanakan, 2 minggu kedepan akan ada pertemuan kembali untuk melihat secara keseluruhan. Dalam arti, apa yang sudah dilakukan YPMAK dan Pemda Mimika mulai pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

“Walaupun sudah ada yang jalan beberapa program, seperti pemberdayaan ekonomi masyarakat, kesehatan, dan pendidikan. Namun masih ada yang jalan sendiri-sendiri. Oleh karena.itu, kami akan satukan atau adanya kolaborasi yang sifatnya keroyok.

Kemudian, untuk pendidikan, juga dibicarakan tetapi belum secara detail. Seperti, pelaksanaan program beasiswanya seperti apa dan aturannya, agar tidak berbeda. Sehingga, kalau pemerintah daerah sudah berikan kepada anak tersebut, maka jangan minta lagi ke YPMAK dan inilah yang sering terjadi.

“Sudah dapat beasiswa dari YPMAK tapi masih pergi minta bantuan ke pemerintah. Ini yang tidak boleh terjadi. Karenanya ini harus clean and clear atau diperjelas,” ujarnya.

penulis : Mujiono
editor : Felix

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan