Besok, Pedagang di Simpang SP 1-SP 4 Dipindahkan ke Pasar Wania

PERTEMUAN | Suasana pertemuan Disperindag dan Pemerintah Distrik Wania terkait dengan rencana relokasi para pedagang di simpang SP1-SP4 ke pasar tradisional. (Foto: Ist/Seputarpapua)
PERTEMUAN | Suasana pertemuan Disperindag dan Pemerintah Distrik Wania terkait dengan rencana relokasi para pedagang di simpang SP1-SP4 ke pasar tradisional. (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Pemerintah Distrik Wania berencana merelokasi Mama-mama Papua dan para pedagang yang berjualan di simpang SP1-SP4 ke pasar tradisional yang sudah dibangun oleh pemerintah daerah.

Kabid Metrologi dan Pengaduan Konsumen Disperindag Mimika, La Itam Gredenggo mengatakan, ini sebagai tindaklanjut perintah Bupati Mimika yang mengharapkan para pedagang di persimpangan SP 1- SP4 untuk dipindahkan ke pasar tradisional di Kelurahan Wonosari Jaya, Distrik Wania.

Pihaknya, kata dia, sudah melakukan pertemuan dengan Kepala Distrik Wania, Kepala Kelurahan Kamoro Jaya (SP1) dan Kepala Kelurahan Wonosari Jaya (SP 4), serta para pedagang.

Pertemuan ini sebagai bentuk koordinasi dan sosialisasi terhadap para pedagang yang ada di simpang SP1- SP4, baik Mama-mama Papua dan lainnya untuk masuk ke pasar tradisional yang sudah dibangun pemerintah.

“Kami dari Disperindag berusaha agar para pedagang mau pindah ke pasar milik pemerintah. Karenanya, kami terus koordinasi dengan distrik dan kelurahan,” kata La Itam melalui teleponnya, Jumat (22/10/2021).

Setelah dilakukan koordinasi, rencananya Sabtu (23/10/2021) besok pihaknya melakukan relokasi para pedagang.

Ia juga mengatakan, di pasar yang dibangun pemerintah daerah tersebut sudah disiapkan sebanyak 42 lapak yang bisa ditempati oleh para pedagang.

Dimana, jumlah pedagang yang terdata sebanyak 100an. Karenanya, lapak-lapak itu akan dibagi dua sehingga bisa ditempati 84 pedagang.

“Sementara, untuk pedagang ikan, kita sudah siapkan tempat tersendiri. Sehingga semua bisa masuk ke dalam pasar. Jadi bisa dipastikan pasar tersebut mampu menampung semua pedagang,” jelasnya.

reporter : Mujiono

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.