seputarpapua.com

BMKG Papua: Waspada Dampak Langsung Bibit Siklon Tropis 94W

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
CAPTURE | Capture pantauan citra satelit tanggal 12 April 2021. (Foto: BMKG)
CAPTURE | Capture pantauan citra satelit tanggal 12 April 2021. (Foto: BMKG)

TIMIKA | Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah V Jayapura, Selasa (13/4/2021) BMKG memantau adanya Bibit Siklon Tropis 94W di Samudera Pasifik Utara Papua.

Dimana pada tanggal 12 April 2021 jam 07.00 WIB terbentuk Bibit Siklon Tropis 94 W di sekitar Pasifik Barat sebelah utara Papua, tepatnya di -5.8LU-141.1BT, yang termasuk sebagai wilayah monitoring TCWC Jakarta.

Tekanan minimum Bibit siklon 94W mencapai 1007 hPa dan dengan kecepatan angin maksimum mencapai 20 knot (37 km/jam).

Berdasarkan model skala global, Bibit siklon 94W akan berpropagasi kearah barat laut dan mencapai intensitas siklon tropis dalam 24 jam kedepan dengan kategori Sedang.

Berdasarkan hasil pemantauan kondisi Atmosfer di Wilayah Papua pada Tanggal 12 April 2021, terdapat adanya pembentukan area pertemuan dan perlambatan
kecepatan angin (Konvergensi) di wilayah Papua bagian utara hingga Papua Barat bagian utara sebagai akibat tidak langsung dari bibit Siklon Tropis 94W.

Kondisi ini menyebabkan adanya potensi peningkatan pertumbuhan awan hujan sehingga dapat menyebabkan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat
dan dapat disertai angin kencang.

Prospek tinggi gelombang sepekan kedepan untuk wilayah perairan Papua dan Papua Barat di prakirakan pada kategori tinggi hingga sangat tinggi yakni berkisar antara 2.50 โ€“ 4.0 meter di wilayah Samudera Pasifik utara Biak, Perairan Biak, Teluk Cenderawasih, Samudera Pasifik utara Jayapura, Perairan Jayapura โ€“ Sarmi, Laut Arafuru selatan Merauke, Laut Arafuru bagian timur dan 4.0 โ€“ 6.0 meter di wilayah Samudera Pasifik utara Biak, Perairan Biak, Samudera Pasifik utara Jayapura

Masyarakat dan Stakeholder perlu mewaspadai kondisi cuaca ekstrim berupa hujan dengan intensitas lebat dapat disertai petir dan angin kencang sebagai akibat tidak langsung dari periode bibit Siklon Tropis 94W.

Berita Terkait
Baca Juga