BNPB Turunkan Tim Pantau Prokes di 4 Klaster Penyelenggara PON XX Papua

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
PENYERAHAN | Satgas Covid-19 Bidang Prilaku pada BNPB menyerahkan rekomendasi kepada pengelola Mimika Sport Complex (MSC). (Foto: Mujiono/Seputarpapua)
PENYERAHAN | Satgas Covid-19 Bidang Prilaku pada BNPB menyerahkan rekomendasi kepada pengelola Mimika Sport Complex (MSC). (Foto: Mujiono/Seputarpapua)

TIMIKA | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menurunkan tim ke empat klaster penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, untuk memantau penerapan protokol kesehatan (Prokes) selama event olahraga itu berlangsung.

Pemantauan dilakukan di empat klaster penyelenggara PON, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke untuk menghindari klaster baru Covid-19.

“Minggu (19/9/2021) kemarin, kami baru tiba dan sudah koordinasi dengan Kasdam XVII Cenderawasih. Sementara untuk di Mimika sendiri kami sudah koordinasi dengan Dandim 1710 Mimika, Asisten Daerah dan BPBD,” kata Anggota Satgas Covid-19 Bidang Perubahan Prilaku, Baihaqi Nur di Mimika Sport Complex (MSC), Jumat (24/9/2021).

Pada pemantauan ke venue-venue PON, pihaknya memberikan rekomendasi untuk dijalankan agar tidak terjadi klaster Covid-19.

“Dengan rekomendasi yang diberikan, kami harap pelaksanaan PON berjalan dengan baik dan Covid tidak ada,” katanya.

Ia mengatakan, dari pemantauan di beberapa venue, ditemukan banyak tidak pakai masker.

“Karenanya, petugas-petugas perlu diperbanyak agar semua orang memakai masker,”ujarnya.

Baca Juga:

Pemakaian masker pada setiap orang di tengah pandemi ini, merupakan kunci terakhir apabila kerumunan tidak bisa dihindari.

“Kalau kerumunan dan jaga jarak satu meter tidak bisa terhindari, karena sarana dan prasana terbatas, maka wajib menggunakan masker. Untio itu, petugas untuk terus mengingatkan,” ujarnya.

Sementara pada pelaksanaan nanti, Baihaqi menambahkan, tim 1 akan kembali ke Jakarta. Selanjutnya, akan ada relawan yang ditempatkan di gerai-gerai di setiap venue.

“Informasinya 75-100 orang relawan per kabupaten. Relawan-relawan ini akan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Prokes di setiap venue,” tuturnya.

Selain venue, tentunya juga akan dilakukan pemantauan terhadap hotel dan penginapan.

“Kalau dalam pelaksanaan ditemukan hal-hal yang tidak sesuai, maka akan disampaikan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti,” tuturnya.

Reporter: Mujiono
Editor: Mish
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Baca Juga