BPC GMKI Cabang Timika Masa Bakti 2022-2024 Resmi Dilantik Pengurus Pusat

Penandatanganan berita acara pelantikan oleh Ketua GMKI Cabang Timika, Richard Arthur Tutu disaksikan Pengurus Pusat, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob dan senior GMKI yang merupakan Kakanwil Kemenkumham Papua, Antonius M. Ayorbaba. (Foto: Ist)
Penandatanganan berita acara pelantikan oleh Ketua GMKI Cabang Timika, Richard Arthur Tutu disaksikan Pengurus Pusat, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob dan senior GMKI yang merupakan Kakanwil Kemenkumham Papua, Antonius M. Ayorbaba. (Foto: Ist)

TIMIKA | Badan Pengurus Cabang (BPC) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah masa bakti 2022-2024, resmi dilantik pada Sabtu, 30 Juli 2022 oleh Pengurus Pusat GMKI, dalam hal ini Bendahara Umum GMKI, Novelin Silalahi.

Pelantikan yang dilaksanakan di GKI Marten Luther Timika tersebut, di awali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt Selina Nibra, S.Th.

Pdt Selina dalam khotbahnya menyampaikan agar pengurus dan anggota GMKI dapat menjadi kader GMKI yang mengakar dalam Kristus.

“Karena dari situlah pelayanan GMKI akan terus bertumbuh dan berbuah,” kata Pdt Selina.

Hadir dalam acara pelantikan ini, Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, Kakanwil Kemenkumham Papua Anthonius M. Ayorbaba, serta Forkopimda, para senior GMKI, Pimpinan Gereja, FKUB, Kelompok Cipayung, Pemuda Gereja, hingga Organisasi Mahasiswa dan OKP.

Ketua GMKI Timika masa bakti 2022-2024, Richard Arthur Tutu, dalam pidatonya menegaskan bahwa sudah saatnya kader GMKI bergandengan tangan berkolaborasi untuk memberi diri semaksimal mungkin terhadap organisasi GMKI. Di mana, kata dia, dinamika konperensi cabang (Konpercab) adalah hal yang sudah biasa terjadi di setiap organisasi.

“Karena itu, jangan jadikan sebagai batu sandungan untuk tidak berpartisipasi aktif terhadap organisasi. Organisasi ini membutuhkan kontribusi nyata dari seluruh kader-kader terbaik yang ada di Cabang Timika,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan kehadiran GMKI di Bumi Amungsa Tanah Kamoro ini, masih terus berproses untuk lebih mengakar pada setiap aktivitas yang menjadi medan gumul GMKI untuk penatalayanan organisasi. Selanjutnya juga senantiasa menunjukkan kepedulian dan atensi yang serius serta memberikan sikap yang kritis dan solutif dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Mimika.

GMKI Timika, kata Richard, merupakan cabang baru dilingkup GMKI setanah air. Karena itu dalam 2 tahun kedepan, Ia bersama kepengurusannya akan berfokus mengajak mahasiswa Kristen untuk memberikan penguatan kapasitas kader guna menciptakan kader-kader ideologis GMKI.

“Kemudian meningkatkan partisipasi dan kolaborasi potensi kader serta terus berinovasi dan berkreativitas untuk berkontribusi nyata untuk pembangunan di Kabupetan Mimika melalui Tri Medan Layan GMKI, yaitu gereja, perguruan tinggi dan masyarakat,” kata Richard.

Kakanwil Kemenkumham Papua, Anthonius M. Ayorbaba yang juga merupakan senior GMKI, turut memberikan motivasi kepada BPC yang baru saja dilantik. Ia bercerita tentang masa-masa berproses di organisasi GMKI.

Ayorbaba mengatakan, ketika seorang kader GMKI yang memutuskan dirinya menjadi bagian dari arak-arakan pekerjaan Allah, maka melalui GMKI harus bisa hidup dengan imannya yang penuh dengan ketaatan, ketulusan dan kejujuran.

“Untuk mengerti, bahwa dari sejumlah banyak pemuda Kristen, dari sejumlah banyak mahasiswa kristen, dia adalah salah satu yang pilih Tuhan untuk menjadi bagian dari arak-arakan pekerjaan Allah melalui GMKI. Sehingga iman itu akan mengantar dia untuk terus bertumbuh dan menjadi sumber hikmat,” kata Ayorbaba.

Sementara itu Wabup Johannes Rettob mengatakan bahwa sebagai organisasi intelektual, GMKI harus terus bergerak maju, berpikir, dan berkontribusi terhadap keberlangsungan proses pemerintahan khususnya di Kabupaten Mimika.

Selama ini, menurut Wakil Bupati, GMKI telah berhasil berkontribusi banyak terhadap Bangsa dan Negara.

“Untuk itu saya sampaikan jangan gampang digiring kesana-kesini, karena GMKI merupakan organisasi berwajah pelayanan, bukan organisasi politik,” ujar Wabup.

Ia menegaskan, kader GMKI agar tetap menjaga integritas, dan berharap adanya masukan-masukan untuk pemerintah dalam pembangunan di Kabupaten Mimika.

“Kami pemerintah tidak anti kritik, asalkan kritik berdasarkan data. Sekali lagi saya sampaikan, jaga integritas,” tegasnya.

Pengurus Pusat GMKI yang diwakili oleh Bendahara Umum GMKI, Novelin Silalahi yang juga merupakan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Indonesia (UI), menyampaikan bahwa GMKI adalah rumah. Yangmana dari rumah akan lahir banyak kader yang memiliki nilai spiritualitas, integritas dan profesionalitas, tinggi iman ilmu dan pengabdian. Itu semua kata dia harus seimbang.

“BPC GMKI Timika harus mendidik dan menjadi teladan baik bagi seluruh anggota GMKI Cabang Timika, memaksimalkan seluruh potensi yang ada, medan layan yang ada, senior senior terkasih. Kemudian menjadi pemimpin yang berhikmat dan penuh kebijaksanaan,” katanya.

Perempuan yang kerap disapa Novelin ini, juga menitipkan GMKI Timika kepada Wabup dan senior-senior GMKI agar dapat di perhatikan dan di support, agar dapat berkolaborasi dan bersinergi menjadi mitra strategis dan mitra kritis.

reporter : Saldi
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.