seputarpapua.com

BPJS Ketenagakerjaan Mimika Beri Layanan ‘Pick Me Up Service’ Kecelakaan Kerja

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
JENGUK | Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Mimika menjenguk seorang karyawan yang mengalami kecelakaan kerja. (Foto: Muji/Seputarpapua)
JENGUK | Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Mimika menjenguk seorang karyawan yang mengalami kecelakaan kerja. (Foto: Muji/Seputarpapua)

TIMIKA | Kantor BPJS Ketenagakerjaan Mimika, Papua memberikan pelayanan ‘Pick Me Up Service’ untuk melihat kondisi Fadli Rumagorong yang mengalami kecelakaan kerja.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Mimika, Verry K. Boekan, mengatakan “Pick Me Up Service” merupakan pelayanan secara langsung dan menjadi salah satu program BPJS Ketenagakerjaan.

Kata Verry, ‘Pick Me Up Service’ dilakukan untuk dapat memberikan pelayanan secara langsung kepada pekerja atau ahli warisnya, apabila secara fisik atau mental tidak dapat melapor langsung ke BPJS.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dan pelayanan terbaik bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Fadli Rumagorong merupakan karyawan di PT Lestari Trikarya Jaya dan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dimana yang bersangkutan mengalami kecelakaan kerja di tempat kerja yang berlokasi di Base Camp Maoka Distrik Mimika Barat Kab Mimika, Papua.

Kecelakaan kerja dialami Fadli yang merupakan operator chainsaw, pada saat dirinya tengah melakukan pemotongan pohon.

Ketika itu, Fadli melakukan pemotongan pangkal pohon (trimming) dari posisi atas. Namun karena pemotongan pangkal kayu dari atas belum putus, maka dilanjutkan pemotongan batang pohon dari posisi bawah.

Rupanya pangkal kayu yang dipotong sudah terputus dan seketika batang kayu tersebut jatuh menimpa kaki sebelah kanan Fadli.

Mendengar Fadli berteriak minta tolong, ketiga orang rekan-rekannya langsung menghampiri dan melihat kaki kanan korban telah terhimpit batang kayu.

Ketiga saksi segera melakukan pertolongan dan dibawa ke base camp induk, untuk dilakukan pertolongan pertama dengan melakukan pembersihan luka oleh tenaga kesehatan camp (mantri).

Namun karena luka yang cukup serius, yaitu tulang kering kaki kanan korban remuk, maka pada pukul sekitar 14.00 WIT korban dievakuasi ke Pomako (Pelabuhan Timika) dengan menggunakan perahu mesin (longboat), yang selanjutnya dibawa ke RSUD Mimika.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Sevianto
Berita Terkait
Baca Juga