seputarpapua.com

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Manfaat Program Perlindungan kepada Masyarakat Kampung Tipuka

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
SERAHKAN | Kepala Distrik Mimika Timur Yulianus Pinimet yang didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mimika Verry K Boeken saat menyerahkan santunan kepada ahli waris. (Foto: Muji/Seputarpapua)
SERAHKAN | Kepala Distrik Mimika Timur Yulianus Pinimet yang didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mimika Verry K Boeken saat menyerahkan santunan kepada ahli waris. (Foto: Muji/Seputarpapua)

TIMIKA | Badan Penjamin Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar sosialisasi program jaminan kepada masyarakat bukan penerima upah di Kampung Tipuka, Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua, Jumat (16/4/2021).

Sosialisasi program jaminan BPJS Ketenagakerjaan, yang digelar di Balai Kampung Tipuka dihadiri Kepala Distrik Mimika Timur Yulianus Pinimet, Kepala Kampung Tipuka Hironimus Uramami, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mimika Verry K. Boekan.

Pada sosialisasi tersebut juga dilakukan penyerahan jaminan kematian terhadap ahli waris, yang diterima Natalia Natalia Mamerauta sebesar Rp42 juta.

Kepala Kampung Tipuka Hironimus Uramami mengatakan, sosialisasi ini merupakan hal yang bagus, karena banyak masyarakat yang masih belum mengetahui apa itu program BPJS Ketenagakerjaan, sehingga banyak juga yang belum menjadi peserta.

“Program BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat yang memiliki banyak manfaat. Sehingga tidak ada salahnya masyarakat juga masuk jadi peserta,” katanya.

Sementara, Kepala Distrik Mimika Timur Yulianus Pinimet menambahkan, dengan sosialisasi ini dirinya berharap Kampung Tipuka menjadi titik dari pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan.

“Secara pribadi dan pemerintah Distrik Mimika Timur, saya minta kepada kepala kampung untuk mempersiapkan data yang ada. Serta membicarakan kelanjutan dari sosialisasi ini. Apakah kedepannya masyarakat akan membayar secara pribadi atau menggunakan dana kampung,” tuturnya.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Verry K. Boekan mengatakan, sosialisasi ini merupakan tugas dari pihaknya untuk menyampaikan kepada masyarakat dan mengajak untuk ikut serta dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Ini karena, program yang ada sangat menguntungkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Seperti sekarang ini, kami serahkan jaminan kematian kepada ahli waris. Dari penyerahan ini tentunya akan membantu keluarga yang ditinggalkan,” ungkapnya.

“Semoga dengan sosialisasi dan pendekatan yang kami lakukan bisa berguna bagi masyarakat Kampung Tipuka,” tambahnya.

Adapun program yang disosialisasikan adalah, program Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Verry kemudian menyampaikan bahwa untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan bukan penerima upah sangat murah, yakni Rp16. 800 perbulan.

“Kira-kira Rp16.800 itu mahal atau tidak?” Tanya Verry dan dijawab masyarakat murah.

Masyarakat pun menyanggupi untuk bisa membayar sendiri, ketika ditanya Verry, “apakah bisa membayar sendiri.”

Verry pun berharap masyarakat dapat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami harap masyarakat Kampung Tipuka bisa jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena program-programnya menguntungkan,” ungkapnya.

 
Reporter: Mujiono
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga