BPKP Mulai Audit Kerugian Negara Dugaan Korupsi Puskesmas Wania

AKP Hermanto
AKP Hermanto

TIMIKA | Badan Pemeriksaa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Papua, mulai hari ini melakukan audit kerugian negara terkait kasus dugaan korupsi pada Puskesmas Wania.

“Kemarin mereka (BPKP) tiba di Timika, dan hari ini melakukan pengecekan berkas data dari Puskesmas Wania,” kata Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (15/10).

Secara terpisah, saat diwawancarai di dermaga Polairud Polres Mimika, pada Rabu (14/10) Hermanto mengatakan, terkait kasus dugaan korupsi pada Puskesmas Wania ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Mimika, baik menyangkut pengajuan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan lainnya.

“Untuk kasus ini, kejaksaan juga sedang menunggu penyidik dari Tipidkor Polres Mimika,” katanya.

Sementara dengan audit kerugian negara sendiri, pihaknya juga sudah melakukan ekspos dengan BPKP Papua beberapa waktu lalu.

Dari ekspos tersebut, muncul adanya dugaan kerugian negara sebesar kurang lebih Rp499 juta.

IKLAN-TENGAH-berita

“Guna memastikan adanya kerugian negara 3-4 orang tim BPKP akan turun untuk melakukan audit,” ujarnya.

Kasat Reskrim menerangkan, pada dugaan kasus korupsi ini, tidak ada laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran untuk tahap triwulan ketiga.

Prev1 of 3

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar