BPN Mimika Imbau Rumah Ibadah Urus Sertifikat Tanah, Biaya 0 Rupiah

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Kepala BPN Kabupaten Mimika, Pantoan Tambunan. (Foto: Kristin Rejang/SP)
Kepala BPN Kabupaten Mimika, Pantoan Tambunan. (Foto: Kristin Rejang/SP)

TIMIKA | Badan Pertanahan Nasional (BPN) Mimika, Provinsi Papua menyarankan bagi rumah ibadah di wilayah itu yang belum memiliki sertifikat tanah agar bisa mengurusnya. Pengurusan sertifikat ini tidak dipungut biaya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPN Kabupaten Mimika, Pantoan Tambunan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/1/2021).

“Biayanya 0 rupiah dalam artian biaya yang disetorkan ke negara. Yang perlu disiapkan oleh pihak rumah ibadah itu hanya biaya ke lapangan petugas saja seperti transportasi, lalu pihak rumah ibadah siapkan patok untuk pembatas tanah, serta foto copy dokumen – dokumen yang diminta oleh petugas,” jelas Pantoan.

Dijelaskan, untuk rumah ibadah menjadi prioritas bagi Kementerian Agraria dimana meskipun diluar lokasi yang ditetapkan sebagai Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tetap akan dilayani.

Menurutnya, hingga saat ini semangat untuk memenuhi persyaratan agar rumah ibadah memiliki sertifikat tanah masih kurang.

Pihaknya pun sudah bersurat ke Kantor Kementerian Agama guna memberikan imbauan agar bisa memverifikasi rumah ibadah yang perlu disertifikatkan. Namun masih mengalami kendala pada kelengkapan berkas.

Bahkan sempat, kata Pantoan pihaknya melakukan MoU dengan kantor Sinode, sehingga pada tahun 2020 kemarin sudah ada sekitar 7 rumah ibadah yang resmi mendapatkan sertifikat.

Dirinya menuturkan sertifikat tidak bisa diterbitkan jika tanpa dokumen yang lengkap karena semua sudah ada aturannya.

“Jangan sampai nanti kami melonggarkan seluruh peraturan lalu besok-besok menjadi masalah. Karena jaman sekarang ini gereja juga ada yang bisa digugat karena masalah tanah. Sering kali kami yang jadi kambing hitam oleh mereka-mereka yang berharap mendapatkan ganti rugi di gereja,” ujarnya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga