Buka Loket Layanan Administrasi, Disdukcapil Periksa Suhu Badan Warga

Kadisdukcapil, Slamet Sutejo
Kadisdukcapil, Slamet Sutejo

TIMIKA | Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika, Papua, kembali membuka loket layanan administrasi kependudukan setelah sempat ditutup sejak 19 Maret 2020.

Loket administrasi kependudukan dibuka bersamaan dengan hari pertama seluruh pegawai di lingkup Pemkab Mimika berkantor di masa pra new normal, Senin (8/6).

Pra new normal diterapkan Pemkab Mimika melalui Tim Gugus Penanganan dan Pengendalian Covif-19 sejak Jumat 5 hingga 18 Juni mendatang.

Kepala Disdukcapil Slamet Sutedjo mengatakan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan bagi seluruh warga yang akan mengurus administrasi kependudukan.

Mulai dari mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menggunakan masker, dan diperiksa suhu badan, serta membatasi jarak duduk setiap warga.

“Warga yang suhu badannya 38 derajat, maka tidak dipekenankan masuk dan diarahkan untuk ke pusat layanan kesehatan,” kata Slamet di Timika, Senin pagi.

Slamet mengakui, jika sebelum pandemi virus corona warga yang mengurus administrasi kependudukan bisa terlayani hingga 400 orang.

Namun, dimasa pra new normal pelayanan administrasi kependudukan akan dibatasi hingga 100 hingga 150 warga, namun akan melihat situasi.

Pegawai yang bertugas juga dibagi dalam dua kelompok.

“Hari ini karena hari pertama, jadi pegawai masuk semua. Tapi untuk hari selanjutnya kami bagi dua kelompok. Jadi hari Selasa kelompok A, dan Rabu kelompok B,” ujar Slamet.

Penerapan protokol kesehatan juga diterapkan bagi seluruh pegawai Disdukcapil sebelum melayani masyarakat.

Termasuk memberikan vitamin kepada pegawai agar imun mereka tetap terjaga.

Disamping itu, setiap loket juga ditata baik dengan diberikan pembatas antara warga dan petugas loket yang dilengkapi dengan APD seperti pelindung wajah.

Menurut Slamet, hal ini dilakukan untuk sama-sama menjaga antara warga dan petugas dari virus corona ini.

“Jadi kami sama-sama menjaga, baik itu masyarakat menjaga pegawai, pegawai juga menjaga masyarakat,” tutur Slamet.

Slamet memberikan apresiasi kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Mimika yang terus menerus memberikan sosialisasi protokol kesehatan kepada warga.

Hal ini terbukti karena warga yang datang mengurus administrasi kependudukan semuanya kooperatif, dengan langsung mencuci tangan, dan memakai masker.

Slamet mengungkapkan, pandemi virus corona ini tidak diketahui kapan berakhir, karenanya pada saat penerapan new normal nantinya protokol kesehatan tetap dijalankan.

“Kami memberikan apresiasi kepada tim gugus, termasuk masyarakat yang datang dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Slamet.

Disdukcapil sendiri selama masa berkerja dari rumah akibat pandemi virus corona sejak 19 Maret lalu, tetap membuka layananan administrasi kependudukan secara online melalui aplikasi Orlando (operator layanan administrasi online).

Slamet pun mengharapkan kepada seluruh masyarakat tetap menggunakan layanan online ini agar tidak perlu mengantre.

“Pelayanan online kami tetap jalan. Jadi masyarakat bisa menggunakan layanan tersebut tanpa harus mengantre,” tutur Slamet.

Reporter: Aditra
Editor: Misba

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar